BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 11 Mei, 2009 - Published 10:47 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Calon Presiden dan Wapres ideal
 
Siapa yang akan dipilih Partai Demokrat sebagai calon wakil presiden?
Siapa yang akan dipilih Partai Demokrat sebagai calon wakil presiden?
Sejauh ini baru, Golkar dan Hanura yang mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yaitu Yusuf Kalla dan Wiranto.

Partai pemenang pemilu, Partai Demokrat sudah pasti akan mencalonkan Presiden yang memerintah saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono untuk melanjutkan masa jabatannya lima tahun lagi.

Namun Partai Demokrat masih melakukan berbagai pertemuan untuk mencari calon yang tepat untuk mendampingi SBY, termasuk mengadakan pertemuan dengan PDI-Perjuangan, hal yang semula diduga tidak akan terjadi.

Ini disebabkan karena PDI-P sudah mengatakan bahwa calon presiden mereka adalah mantan presiden Megawati Sukarnoputri.

Dengan batas waktu pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden adalah hari Sabtu 16 Mei, masih banyak kemungkinan skenario calon presiden dan calon wakil presiden ini.

Bagaimana pendapat anda ? Siapa yang menurut anda paling tepat untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden guna memimpin Indonesia dalam lima tahun mendatang?

Berikut pendapat anda yang sudah masuk.

Samsul Fasya, Banda Aceh

Menurut pendapat saya, yang paling cocok adalah: Presiden : Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden: Sri Mulyani. Alasannya karena pertama; selama Indonesia merdeka hanya presiden SBY yang mampu menyelesaikan konflik Aceh secara damai. kedua; presiden SBY mampu membuat kebijakan ekonomi Pro Rakyat dan mampu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. sedangkan Sri Mulyani merupakan pakar ekonomi yang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Airin Jakarta

Rep: Sementara itu, Airin di Jakarta, memilih pasangan yang berbeda.

Menurut saya, pasangan yg paling cocok untuk sekarang ini adalah Presidennya SBY dan wapresnya :Boediono

Ivan Bandung.

Pasangan yang paling ideal adalah Susilo Bambang Yudhoyono dengan tokoh dari Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid. Karena Pak SBY memiliki jaringan luas di dunia barat sedangkan Pak Hidayat memiliki jaringan luas di timur tengah. Saya rasa kombinasi keduanya akan menjadikan Indonesia memiliki peran lebih besar dalam perdamaian dunia. Selain itu track record keduanya cukup baik, Pak SBY memiliki komitmen besar dalam pemberantasan korupsi dan Pak Hidayat menjadi teladan dalam efisiensi anggaran pejabat negara.

Nabil, Sumenep, Madura,

Menurut saya, calon presiden dan Wapres ideal adalah Prabowo Subianto dan Rizal Ramli. Pasangan ini memberikan harapan baru bagi rakyat Indonesia daripada SBY dan wakilnya yang tidak ada harapan.


Puji Gunawan, Tegal

Sby-Boediono. Insya Allah membawa Indonesia lebih maju, lebih berwibawa di mata dunia. Komposisi pemimpin yang pas untuk saat ini.

Inah Rukminah, Bahamas
Calon Presiden Megawati Sukarnoputri dan sedikit calon atau partai lebih baik dan positif.

Bone Jehandut, Tangerang

Capres dan Cawapres yang ideal menurut saya ialah Megawati-Prabowo.Keduanya sama-sama memperhatikan kesejahteraan rakyat.Pasangan yang akan tampil idealnya tiga, agar aspirasi rakyat terwakil.

Hanif Kasring, Manokwari.

Jusuf Kalla-Wiranto adalah calon ideal untuk memimpin negeri ini 5 tahun ke depan.Saya ingin meyakinkan Anda semua, bahwa "Kemampuan Leadership" Pak Kalla itu jauh lebih baik dibandingkan SBY. Lihat saja Ambon, Poso, bahkan Aceh. Dan kebijakan BLT itu semua karena kebijakannya Pak Kalla.dan untuk Capres-Cawapres cukup 2 pasang saja.Yaitu SBY-Boediono-vs JK-Win. Semakin sedikit semakin bagus,supaya rakyat tidak bingung memilih.

Yanuar NH, Surabaya
Saya berpendapat bahwa semakin banyak calon semakin jelek. karena kekuatan semakin tidak fokus.

Andhika, Yogyakarta
Yang jelas presiden nanti harus orang baru dengan program-program baru. Jangan fotokopi dari yg sebelumnya.

Dedi Nurhadi, Semarang

Pasangan yang pas adalah pasangan yang memiliki visi ekonomi kerakyatan yang bagus, karena permasalahan Indonesia ke depan adalah masalah ekonomi yang belum kunjung membaik, yang kedua tentunya memiliki sikap tegas dalam mengambil keputusan, tidak peragu namun tetap waspada dan hati-hati. terakhir tentunya dia harus didukung oleh Parpol. Ini penting untuk memperkuat dukungan politiknya di parlemen.

--------------------------

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy