|
Indonesia akan kirim polisi ke Darfur | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengumumkan, Indonesia berencana menyumbang 150 anggota polisi ke pasukan internasional yang akan ditempatkan di Darfur, Sudan Barat, Desember mendatang. Hassan menambahkan, Indonesia juga akan mempertimbangkan apakah akan mengirim personil militer. Para personil polisi itu akan bergabung dalam pasukan Uni Afrika yang telah berada di Darfur dan dengan pasukan-pasukan dari negara lain dalam misi yang dinamakan Operasi Hibrida dibawah bendera PBB, yang akan berjumlah total 26.000 personil. Tahun lalu, Indonesia juga mengirim sekitar 1000 personil militer dalam pasukan perdamaian PBB UNIFIL yang ditempatkan di Libanon setelah perang antara Israel dan Hizbullah.
Apa pendapat anda mengenai partisipasi Indonesia dalam pasukan perdamaian internasional? Apakah anda menganggap partisipasi seperti ini sebagai peran positif yang perlu digiatkan Indonesia di masa mendatang? Setuju dengan kebijakan pemerintah RI tersebut, hal ini berdasar atas prinsip kenetralan pasukan Indonesia yang bisa diharapkan menjadi penengah terhadap kedua belah pihak yang bertikai di dalam wilayah yang dilanda konflik. Agus Sulistyo, Batam Saya menganggap ini hal yang positif dan perlu terus dikembangkan dimasa yang akan datang, dan ini juga akan mengangkat nama Indonesia dimata dunia. Maman Supriatman, Tangerang
Saya setuju dengan pengiriman tentara kita ke Sudan untuk membantu perdamaian di sana. Asal jangan lupa saja dengan keamanan di dalam negeri sendiri. Hari Suprayogi, Kebumen Menurut saya itu langkah yang maju..tapi amankan dulu teroris, gerakan separatis, kriminalitas, bandar narkoba, koruptor, bantuan bencana banjir, pertahanan batas wilayah dengan Malaysia & Singapura.. Lorenz Sibarani, Yogyakarta Pengiriman pasukan perdamaian tersebut merupakan langkah yang progresif, setidaknya dalam upaya memulihkan nama baik negeri seribu pulau ini. Ini juga merupakan salah satu upaya ikut berpartisipasi dalam mewujudkan perdamaian dunia yang abadi... Joe, Banda Aceh Pengiriman pasukan perdamaian itu sebagai wujud bahwa bangsa dan negara Indonesia lebih cinta damai dari pada perang. Kalau kita melihat negeri sendiri sebenarnya masih banyak tenaga polisi dan militer untuk mengamankan wilayah NKRI, tapi demi perdamaian pemerintah rela mengirimkan pasukan ke Sudan, semoga pasukan yang di sana bisa menjalankan tugas dengan baik dan kembali dengan selamat ke keluarga tercinta. Kayin Fauzi, Balikpapan Menurut hemat saya alangkah bijaksanannya jika Indonesia tidak turut campur dalam urusan luar negri, tetapi coba kita lihat kembali kedalam negeri sendiri, apakah didalam negri sudah aman dan tidak ada persoalan. Kemudian Indonesia harus membuang-buang duit banyak hanya untuk menjaga malu dan mencari muka di luar negri, supaya negara lain memuji Indonesia bahwa Indonesia terlibat aktif dengan kebijakan dan politik luar negri. Alex Kirihio, Biak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||