BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 19 Agustus, 2005 - Published 19:40 GMT
 
Email kepada teman Versi cetak
Belanda minta maaf kepada Indonesia
 
Menlu Belanda, Bernard Bot meminta maaf atas penderitaan Indonesia
Menlu Belanda, Bernard Bot meminta maaf atas penderitaan Indonesia
Pemerintah Belanda secara resmi meminta maaf kepada Indonesia atas penderitaan rakyat Indonesia selama penjajahan dan mengakui tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari kemerdekaan Indonesia.

Sebelum ini, bekas negara penjajah itu selalu menganggap kemerdekaan Indonesia adalah tanggal 27 Desember 1949, saat terjadi penyerahan kedaulatan oleh Belanda.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Belanda, Bernad Bot di Jakarta saat menghadiri perayaan HUT RI ke-60. Untuk pertama kalinya, seorang pejabat Belanda hadir pada upacara 17 Agustus.

Berikut beberapa pendapat yang kami siarkan;

Pertama Daman mengatakan pengakuan Belanda itu sudah terlambat.

"Seharusnya belanda mengakuinya lebih dulu semenjak selesai kmb. saya kira pengakuan itu sudah telat.dan satu kagi belanda menjajah indonesia sangat lama dibanding negara lain di dunia."

Ali Mabrur di Depok melayangkan uneg-unegnya sebagai berikut;

"Selama kurang lebih tiga setengah abad Belanda menjajah Indonesia, tentu dampak yang ditimbulkan dari penjajahan ini pun tak sedikit, baik dari segi material maupun moral. Dengan hanya permintaan maaf dari Pemerintah Belanda, tentu ini amat tidak cukup. Apalagi baru mengakui kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 sekarang. Aku rasa ini tidak perlu."

Sementara Guntur, yang tidak menyebutkan tempat tinggalnya, mengatakan sudah sepatutnya Belanda minta maaf atas kesalahannya sebagai penjajah.

"Itu berarti Belanda masih punya nurani, jiwa besar dan sudah mau menghargai negara lain. Ingat kita ini dilahirkan sebagi makhluk sosial, satu sama lain saling ada."

Adapun Wanda Wijaya, di Dubai berpendapat permintaan maaf Belanda kepada Indonesia memiliki nilai positif, tetapi pengakuan tentang kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 oleh Belanda tidak penting, dan tidak ada pengaruh apapun bagi Indonesia maupun dunia.

 
 
Nama
Negara
Email
Komentar anda
 
  
BBC mungkin mengedit komentar anda dan tidak menjamin semua akan diterbitkan
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy