Eksperimen Van Gaal jitu, MU menang 7-0

  • 24 Juli 2014
man utd
Reece James (tengah) mengawali debutnya di tim senior Manchester United.

Eksperimen manajer baru Manchester United Louis van Gaal di Stadion Rose Bowl berbuah manis tatkala anak-anak asuhannya menundukkan Los Angeles Galaxy dengan skor mencolok, 7-0.

Tampil dengan disaksikan 86 ribu penonton di arena final Piala Dunia 1994, bek muda Reece James mampu menjebol gawang LA Galaxy yang dikawal Jaime Penedo sebanyak dua kali.

Torehan tersebut disamai Wayne Rooney dan Ashley Young. Sisa gol ‘Setan Merah’—julukan Manchester United—dicetak Danny Welbeck.

Gol bertubi-tubi dalam laga Piala Chevrolet itu amat mungkin merupakan konsekuensi positif dari skema permainan dan pilihan pemain Van Gaal.

Sejak awal permainan mantan pelatih tim nasional Belanda itu memasang formasi 3-5-2 seraya menugasi Chris Smalling, Jonny Evans, dan Phil Jones sebagai palang pertahanan.

Adapun Antonio Valencia dan pemain anyar Luke Shaw berperan sebagai pemain sayap.

Di tengah, Van Gaal memercayakan Darren Fletcher, gelandang yang baru direkrut dari Athletic Bilbao, Ander Herrera, serta Juan Mata yang sedikit didorong di belakang Rooney dan Welbeck.

Skema itu membuat MU memborong tiga gol pada babak pertama.

Agresif

Seusai turun minum, Van Gaal merombak susunan pemain. Dari 11 pemain yang berlaga pada babak pertama, hanya Fletcher dan Herrera yang dipertahankan.

Dalam kesempatan itu, Van Gaal memercayakan Fletcher mengenakan ban kapten sekaligus menginstruksikannya berada di sektor belakang. Pada saat bersamaan, Herrera didorong ke depan di antara Nani dan Young.

Berkat strategi itu, agresivitas para pemain meningkat. Terbukti, empat gol lahir pada babak kedua dan dua di antaranya dicetak Reece James, bek tim U-21 Manchester United.

Beberapa saat setelah pertandingan rampung, Van Gaal mengaku formasi yang dipasangnya hanya sempat dipakai dua kali pada sesi latihan.

van gaal
Louis van Gaal dan asisten Ryan Giggs hanya melatih formasi 3-5-2 dua kali.

“Jika Anda mau mengubah sistem, Anda harus langsung menerapkannya. Kami tidak waktu untuk menyiapkan hal-hal lain. Formasi lain yang mereka biasa mainkan ialah 4-3-3 dan mereka telah menggunakannya selama bertahun-tahun,” kata Van Gaal sebagaimana dikutip Press Association.

"Saya bisa memainkan 4-3-3 mengingat saya punya tiga penyerang, namun saya hanya ingin memainkan dua penyerang."

Manchester United akan melanjutkan tur di Amerika Serikat dengan menghadapi AS Roma di Denver pada Sabtu (26/07) mendatang, Inter Milan di Washington pada 29 Juli, dan Real Madrid di pinggiran Kota Detroit pada 2 Agustus.

Laga melawan Real Madrid itu akan digelar di Stadion Michigan dengan disaksikan 110 ribu penonton.

Berita terkait