Newcastle bermain untuk korban MH17

  • 21 Juli 2014
alan pardew
Pardew mengatakan para pemain Newcastle "terpukul"

Manajer Newcastle United Alan Pardew mendedikasikan tur pramusim 'The Magpies' di Selandia Baru untuk dua suporter yang tewas dalam pesawat Malaysia Airlines MH17.

Dua pria Inggris, John Alder dan Liam Sweeney, sedang dalam perjalanan menuju Selandia Baru untuk menyaksikan turnamen pramusim Newcastle United ketika pesawat mereka ditembak jatuh oleh pemberontak pro Rusia di Ukraina timur dan menewaskan 298 orang penumpang.

"Ini adalah peristiwa yang sulit dipercaya. Kami turut berduka cita untuk keluarga korban," kata Pardew kepada wartawan di Dunedin, tempat Newcastle akan bertanding dengan klub Liga A Australia, Sydney FC, pada Selasa (22/07).

Pardew mengatakan para pemain sangat terpukul karena dua penggemar setia mereka kehilangan nyawa saat menempuh perjalanan untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.

"Tidak ada seorang pun dari kami yang akan duduk di sini jika bukan karena penggemar kami," kata Pardew seperti dilaporkan kantor berita AFP.

"Para pemilik dan manajer datang dan pergi seperti juga para pemain, tapi para suporter selalu setia dan khususnya kedua pria ini. Pengorbanan yang mereka lakukan untuk datang ke sini mengingatkan betapa pentingnya mereka bagi kami."

Para pemain Newcastle United akan mengenakan ikat lengan berwarna hitam dan mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai untuk mengenang Sweeney, 28, dan Alder, 63.

mh17
Pesawat MH17 ditembak jatuh di Ukraina timur

Pengurus klub Liga Primer Inggris itu mengatakan Alder hampir tidak pernah ketinggalan menyaksikan pertandingan Newcastle selama 50 tahun.

Pardew mengatakan 'The Magpies' bertekad untuk tampil sebaik mungkin dalam turnamen yang diikuti empat tim ini.

"Kami merasa harus mewakili diri kami sebaik-baiknya, terutama setelah kami kehilangan John dan Liam," kata Pardew.

"Kami harus tampil semaksimal mungkin dan mendapatkan hasil yang gemilang. Pasti itu yang mereka [John dan Liam] inginkan."

Berita terkait