Pelatih Jerman optimistis juara Piala Dunia

  • 13 Juli 2014
Joachim Low
Joachim Low optimistis Jerman akan catat sejarah sebagai tim Eropa yang menang di Amerika Selatan

Pelatih Jerman Joachim Low optimistis dapat mencatat sejarah dengan menjadi tim pertama Eropa yang menang dalam ajang Piala Dunia di Amerika Selatan.

Jerman akan menghadapi Argentina dalam final Piala Dunia yang digelar di Stadion Maracana di Rio pada Minggu waktu setempat atau Senin (14/07) pagi waktu Indonesia. Sebelumnya Tim Panser Jerman, menang telak 7-1 atas Brasil dalam laga semifinal di Belo Horizonte.

Low mengatakan Jerman tidak gentar menghadapi bintang Argentina Lionel Messi.

"Kami memiliki pemain muda yang bahkan tak pernah tampil disini dan pemain lain dengan masa depan luar biasa seperti Ilkay Gundogan, Marco Reus, Mesut Ozil, Andre Schurrle dan Thomas Muller.

"Mereka dapat bermain selama beberapa tahun. Kami dapat bermain dengan baik selama beberapa tahun dengan pemain muda yang datang untuk memperkuat tim."

Jerman berupaya untuk meraih juara Piala Dunia sejak terakhir mendapatkan gelar tersebut pada 1990, ketika mereka mengalahkan Argentina di Roma.

Low, 54 tahun, yakin timnya akan mengulangi dan mencatat sejarah dengan meraih juara di Amerika Selatan.

"Kami tahu kami dapat mencatat sejarah," kata dia."Di masa lalu kami pernah mengalaminya. Amerika Latin, di kontinen ini, telah didominasi sepanjang waktu. Jadi mengapa tidak? Ini harus menjadi kegembiraan ekstra bagi kami sebagai tim Eropa jika menang di tanah Amerika Latin."

Jerman
Tim Jerman mengatakan tidak gentar hadapi Lionel Messi

Low juga tidak takut untuk menghadapi Messi yang berupaya untuk menyamai Diego Maradona, yang menjadi inspirasi bagi Argentina dalam kemenangan di Piala Dunia 1996.

"Kami tidak memiliki rasa takut atau apapun itu. Saya tahu ini akan menjadi pertandingan bagi dua tim yang telah berhadapan di masa lalu, dalam turnamen ataupun pertandingan persahabatan.

"Tim ini tidak hanya melulu soal Messi. Jika Anda percaya itu, anda membuat kesalahan. Mereka memiliki Angel Di Maria, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain - jadi tim tidak tergantung pada Messi.

"Dia seorang pemain yang dapat menentukan permainan tetapi tim ini lebih baik dibandingkan 2010 lalu, ketika kami mengalahkan mereka 4-0 di perempat final.

Tampil sempurna

Sementara manajer Argentina Alejandro Sabella mengatakan timnya butuh bermain sempurna untuk mengalahkan Jerman.

Alejandro Sabella
Alejandro Sabella : Argentina harus tampil sempurna untuk kalahkan Jerman

"Mereka memiliki sebuah sistem permainan yang sangat baik," kata dia.

"Kami memberikan seluruhnya, seperti biasanya. Kami memberi kerendahan hati, pengorbanan, kerja keras, dan rendah hati serta memberi sebelum menerima. Kami akan memberikan segalanya agar Argentina dapat menjadi juara kembali."

Sabella, 59 tahun, pernah bermain selama tiga tahun di Inggris dengan Sheffield United dan Leeds United sejak 1978 dan dia mengaku "tak pernah berpikir" untuk menjadi pelatih timnas negaranya di ajang final Piala Dunia.

"Banyak pemain yang menjadi pelatih ketika mereka berhenti bermain, tetapi saya tak pernah berpikir mengenai hal itu.

"Saya tidak pernah menjadi orang yang berpikir jangka panjang. Kami bicara tentang 35 tahun yang lalu, dan saya tidak pernah berpikir ini akan terjadi."

Berita terkait