BBC navigation

Tokyo tinjau kembali rencana Olimpiade 2020

Terbaru  10 Juni 2014 - 22:21 WIB
Rancangan Stadion Nasional Tokyo

Rancangan Stadion Nasional Tokyo yang dana pembangunannya dikurangi.

Penyelenggara Olimpiade 2020 Tokyo meninjau kembali rencana tempat pertandingan sehubungan meningkatnya biaya pembangunan.

Gubernur Tokyo, Yoichi Masuzoe, mengatakan mereka harus menanggapi kekhawatiran mengenai makin meningkatnya biaya untuk fasilitas, termasuk biaya tenaga kerja dan harga bahan bangunan yang terus naik.

Pembongkaran Stadion Nasional Tokyo untuk diganti dengan stadion baru bernilai US$300 miliar dengan kapasitas 80.000 kursi merupakan faktor utama Jepang dalam Klik memenangkan pencalonan tuan rumah Olimpiade 2020.

Namun rencana tersebut menyebabkan timbulnya banyak protes terkait ukuran dan biaya proyek.

Dewan Olahraga Jepang kemudian memutuskan untuk mengurangi biaya yang diusulkan dengan membangun stadion senilai US$169 miliar.

Rencana itu sudah disampaikan dewan kepada pihak penyelenggara Olimpiade, dengan menegaskan tidak akan mengubah konsep rancang dasarnya namun mempertimbangkan hal-hal lainnya.

Mantan perdana menteri, Yoshiro Mori, yang memimpin Komite Olimpiade Tokyo mengatakan komite ingin menciptakan 'warisan dengan ruang-ruang yang berorientasi pada olahraga dan ruang hidup yang sehat.'

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.