Dua ledakan di Kenya, enam tewas

  • 1 April 2014
Ledakan di Kenya
Serangan ditargetkan di halte bus dan kios makanan yang sibuk di Eastleigh.

Enam orang tewas akibat dua ledakan di ibukota Kenya, Nairobi, demikian pejabat setempat melaporkan.

Sejumlah orang juga terluka akibat serangan yang terjadi di wilayah pinggiran kota, Eastleigh.

Eastleigh dikenal sebagai "Mogadishu Kecil" karena besarnya populasi warga Somalia.

Saksi mata mengatakan bahan peledak sepertinya dilemparkan ke tempat pemberhentian bus dan kios makanan selagi banyak orang berlalu lalang hendak pulang ke rumah di sore hari.

"Kami menduga itu adalah granat," kata kepolisian kepada AFP.

Serangan granat sering terjadi di Eastleigh akhir-akhir ini, termasuk satu pada bulan Desember tahun lalu yang menewaskan empat orang.

Sepekan lalu, enam orang tewas ketika para penyerang menyerbu masuk ke sebuah gereja di dekat pelabuhan Mombasa dan menembaki jamaah.

Pemerintah Kenya telah memerintahkan semua pengungsi Somalia yang tinggal di kota-kota untuk pindah ke kamp-kamp yang ditunjuk agar mereka terhindar dari serangan.

Kelompok Somalia di Kenya menjadi target kelompok militan di tengah aksi pasukan Kenya di Somalia yang bersama PBB mengatasi kelompok militan di negara itu.

Kenya mengirim beberapa ribu pasukan di Somalia untuk melawan al-Shabab, kelompok yang terkait dengan al-Qaida.

Meskipun tidak ada kelompok mengatakan mereka bertanggung jawab, banyak yang menduga serangan ini dilakukan oleh militan Somalia, al-Shabab.