Spurs dikecam karena tetap turunkan Lloris

  • 4 November 2013
Hugo Lloris
Hugo Lloris sempat tidak sadar dan kemudian dibawa berjalan ke luar lapangan.

Tottenham Hotspur dianggap tidak bertanggung jawab karena tetap menurunkan kiper Hugo Lloris, yang sempat tidak sadarkan diri dalam pertandingan melawan Everton.

Kiper Timnas Perancis itu menderita cedera kepala ketika bertabrakan dengan penyerang Everton, Romelu Lukaku, saat bermain seri 0-0 dengan Everton di Liga Primer Minggu (03/11).

Awalnya Lloris tampak akan diangkat dengan tandu untuk diganti dengan kiper cadangan, Brad Friedel.

Dia kemudian dibawa berjalan ke luar lapangan namun tampaknya tetap ingin turun kembali setelah Viilas-Boas memutuskan tidak akan menggantinya.

Terhentinya pertandingan membuat wasit sampai menambah perpanjangan waktu selama sembilan menit.

Lloris sudah langsung menjalani pemeriksaan setelah pertandingan dan tidak memperlihatkan tanda-tanda gegar otak.

Bagaimanapun lembaga sosial kesehatan, Headway, menuduh Spurs "tidak bertanggung jawab dan angkuh" terkait dengan kesehatan Lloris.

"Fisioterapis atau dokter yang merawat pemain di lapangan sama sekali tidak bisa mengukur secara tepat atas otak pemain dalam situasi seperti itu karena mungkin saja ada penundaan dari gejala-gejala," tutur juru bicara Headway, Luke Griggs.

"Dengan tetap bermain maka pemain mungkin akan menyebabkan kerusakan lebih besar kepada otaknya. Dia seharusnya langsung tidak diperbolehkan main dan dibawa ke rumah sakit untuk pengujian seksama."

Kritik FIFA

Benturan antara Lukaku dan Lloris cukup kuat karena Lukaku -yang mendapat peringatan dari wasit dalam tabrakan itu, sampai perlu menaruh es di lututnya waktu diganti tak lama setelah insiden.

Dan pimpinan petugas kesehatan FIFA, Profesor Jiri Dvorak, berpendapat Lloris seharusnya diganti, sesuai dengan petunjuk FIFA.

"Fakta bahwa pemain lain memerlukan es di lututnya berarti bahwa benturannya meluas."

"Kemungkinannya 99%, jika kehilangan kesadaran dalam kejadian seperti itu, akan menyebabkan gegar otak," tambahnya.

Namun manajer Spurs, Andre Villas-Boas, membela keputusannya untuk tidak mengganti Lloris.

"Dia ingat jadi dia kehilangan kesadaran. Itu pukukan besar namun dia tampak tenang dan siap untuk melanjutkannya," tegas Villas-Boas kepada BBC.

"Keputusan selalu di saya. Brad siap untuk masuk namun Hugo adalah orangnya, ada tanda-tanda yang cukup baginya untuk melanjutkan."

Kapten Spurs, Michael Dawson, tampak mengusulkjan Lloris agar berhenti main setelah dia bisa berdiri kembali.

Berita terkait