Pellegrini tolak jabat tangan Mourinho setelah kalah

  • 28 Oktober 2013
manuel pellegrini
Pellegrini mengatakan tidak bersalaman dengan Mourinho merupakan hal yang normal.

Manajer Manchester City Manuel Pellegrini mengatakan ia "tidak mau" berjabat tangan dengan manajer Chelsea Jose Mourinho setelah kekalahan 2-1.

Mourinho melompat di antara pendukung setelah striker Fernando Torres mencetak gol kemenangan di menit terakhir pertandingan Minggu (28/10).

"Saya tidak mengharapkan sesuatu yang berbeda dari dia. Ini normal," kata Pellegrini.

Mourinho mengatakan, "Bila mereka merasa saya melakukan sesuatu yang salah, saya minta maaf."

Manajer asal Portugal itu mengatakan ia menuju tribun penonton untuk menemui putranya guna merayakan gol kemenangan itu.

"Ini drama yang terjadi pada menit terakhir," kata Mourinho.

"Dia (Pellegrini) kalah pada menit terakhir, dan saya bersimpati."

"Di negara-negara lain dengan budaya lain, kami berjabat tangan sebelum pertandingan, dan itu saja."

"Bila dia sedih karena hasil pertandingan, saya mengerti, bila saya sedih karena saya melakukan sesuatu yang salah, saya juga terima itu." tambahnya.

Pertanyakan prestasi Pellegrini

Mourinho menggantikan Pellegrini sebagai manajer di Real Madrid setelah pelatih asal Cile itu dipecat tahun 2010, walaupun meraih poin terbanyak untuk Real.

Pada tahun 2011, Mourinho sempat mempertanyakan prestasi Pellegrini di Bernabeu dan klub yang pilih, Malaga setelah pindah dari Real.

"Posisi kedua adalah pihak yang kalah," kata Mourinho menjelang laga antara Malaga dan Real saat itu.

"Bila Madrid akan pecat saya, saya tidak akan ke Malaga, saya akan pilih tim top Italia atau Inggris," katanya waktu itu.

Dengan kemenangan ini, Chelsea naik ke posisi kedua klasemen sementara liga, dua angka di bawah Arsenal.

Sementara City telah mengalami kekalahan tiga kali menyusul kekalahan dari Chelsea.

"Cara kami kalah luar biasa...kami kebobolan gol bodoh," kata Pellegrini.

Saat ditanya apakah kekalahan itu akibat salah paham antara pemain belakang Matija Nastasic dan kiper Joe Hart, ia mengatakan, "Saya tidak mau mengangkat nama, saya bicara soal tim."