Jose Mourinho didakwa FA karena protes

  • 22 Oktober 2013
jose mourinho
Jose Mourinho diusir dari tepi lapangan karena protes pemain Cardiff buang waktu.

Manajer Chelsea Jose Mourinho dikenai dakwaan oleh asosiasi sepak bola Inggris, FA, karena bersikap tidak pantas dalam pertandingan melawan Cardiff.

Mourinho diperintahkan untuk keluar dari tepi lapangan oleh wasit Anthony Taylor karena memprotes Cardiff yang ia anggap membuang-buang waktu.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Chelsea 4-1 di Stamford Bridge Sabtu lalu, Mourinho akhirnya duduk bersama pendukung.

"Saya tidak tahu mengapa wasit meminta saya berhenti melakukan tugas saya," kata manajer asal Portugal itu.

Pelatih berusia 50 tahun itu memiliki waktu sampai tanggal 24 Oktober untuk menanggapi dakwaan itu.

Mourinho duduk selama 20 menit terakhir pertandingan melawan Cardiff bersama penonton.

"Duduk bersama pendukung bukan sesuatu hal yang lucu," kata Mourinho di bandara Dusseldorf menjelang pertandingan Liga Champions melawan Schalke.

"Satu hal yang mengecewakan. Saya harus berkomunikasi dengan pemain dan tidak bisa melakukan itu," tambahnya.

Diperintahkannya Mourinho untuk angkat kaki bukanlah satu-satunya hal yang kontroversi dalam pertandingan itu.

Gol pertama Chelsea lewat Eden Hazard banyak dipertanyakan karena berasal dari umpan pemain asal Kamerun Samuel Eto'o yang menyambar bola saat masih dikuasai kiper David Marshall.

Buang-buang uang

Berdasarkan peraturan FIFA, tindakan Eto'o harus ditetapkan sebagai pelanggaran, namun wasit Taylor tetap mengizinkan pertandingan dilanjutkan.

Saat ditanya soal insiden itu, Mourinho, justru mengatakan tindakan Eto'o "tindakan intelijen" dan tidak setuju dengan ketetapan dalam FIFA.

"Bila, FIFA mengatakan itu pelanggaran, ya pelanggaran. Namun saya rasa Samuel bermain bagus. Mungkin wasit salah. Saya tidak tahu."

"Namun pendapat saya, langkah itu harus diizinkan wasit. Tidak ada kontak dengan kiper juga," tambahnya.

Mourinho lebih banyak mengangkat tindakan pemain Cardiff yang menurutnya banyak buang waktu.

"Saya khawatir karena setiap kali bola keluar dan lawan kami harus menyerahkan bola lagi, waktu yang dibuang sekitar 21,5 detik. Ini buang-buang uang."

"Bila dikalikan jumlah itu dengan berapa kali pertandingan terhenti, Anda bayar pertandingan untuk 90 menit, namun yang Anda lihat hanya 55 atau 60 (menit), itu pelanggaran."

"Kiper memegang bola selama enam detik ... itu pelanggaran," tambahnya.

Mourinho terakhir kali diperintahkan keluar lapangan bulan Mei lalu saat masih menjadi manajer Real Madrid.

Saat itu ia memprotes keputusan wasit dalam pertandingan melawan Atletico dalam final Piala Raja yang berujung pada kekalahan Real Madrid.