Ryan Giggs: Manchester United alami kelesuan kolektif

  • 4 Oktober 2013
Ryan Giggs
Giggs mengatakan United bermain buruk baik secara tim maupun individual.

Penampilan Manchester United yang mengecewakan di awal musim kompetisi 2013-2014 bukan karena faktor manajer, tetapi lebih disebabkan oleh 'kelesuan kolektif' yang menimpa hampir semua anggota tim.

Penilaian ini disampaikan pemain veteran United, Ryan Giggs.

"Secara individu, para pemain belum menunjukkan kinerja terbaik. Secara tim, kami juga bermain jelek," kata Giggs.

"Tak ada pemain yang cedera serius, jadi tak ada faktor yang bisa dipakai sebagai alasan," tambahnya.

United menelan tiga kali kalah dari empat pertandingan terakhir di Liga Primer musim 2013-2014, membuat United berada di posisi 12 klasemen sementara.

Balikkan keadaan

Ini adalah start terburuk United dalam 24 tahun terakhir yang membuat Alan Hansen, eks pemain Liverpool yang sekarang menjadi pengamat sepak bola, mengatakan mulai terlihat tanda-tanda awal berakhirnya dominasi United.

Di sisi lain, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham Hotspur langsung tancap gas.

Soal kelesuan kolektif yang tengah menimpa para pemain United, Giggs optimistis persoalan ini akan bisa diatasi.

"Kompetisi masih dalam tahap awal, jadi kami punya banyak waktu untuk mengubah keadaan," kata pemain berusia 39 tahun tersebut.

Ia menjelaskan bahwa United mengalami pasang-surut dan yang terpenting adalah para pemain 'tidak terlena' baik ketika sukses maupun gagal.

"Ini musim yang aneh. Manchester City sudah dua kali kalah. Ada banyak kejutan. Tapi saya yakin masih banyak kesempatan bagi United untuk membalikkan keadaan dan kemali ke puncak," katanya.

Berita terkait