FIFA bentuk tim kaji usul Piala Dunia di musim dingin

  • 4 Oktober 2013
PD 2022 di Qatar
Qatar singkirkan Australia, Korsel, Jepang, dan AS untuk menjadi tuan rumah.

Organisasi sepak bola dunia FIFA memutuskan membentuk komisi khusus yang akan mengkaji usul pemindahan jadwal Piala Dunia 2022 di Qatar dari musim panas ke musim dingin.

Keputusan ini diambil dalam pertemuan FIFA di Zurich, Swiss, hari Jumat (04/10).

Anggota komite eksekutif FIFA, Michel D'Hooghe, kepada kantor berita Associated Press mengungkapkan keputusan tentang pemindahan jadwal Piala Dunia 2022 diperkirakan akan diumumkan sebelum 2015.

Komisi khusus ini beranggotakan pihak-pihak yang selama ini berkecimpung di dunia sepak bola dan mereka mewakili seluruh pemangku kepentingan.

Para anggota komisi akan ditetapkan oleh FIFA sendiri.

FIFA dan presiden organisasi ini, Sepp Blatter, mengusulkan pemindahan jadwal karena tingginya suhu udara di Qatar selama Juni dan Juli, bulan-bulan yang secara tradisional dipakai untuk menyelenggarakan Piala Dunia.

Beberapa pihak mengatakan tingginya temperatur membahayakan kesehatan pemain.

Ancaman tuntutan ganti rugi

Usul pemindahan jadwal menjadi polemik setelah penyelenggara Liga Primer menentang proposal tersebut dengan mengatakan pergeseran jadwal akan mengganggu kompetisi domestik.

Seorang pengurus asosiasi sepak bola Inggris mengatakan kalau memang Piala Dunia 2022 tak bisa digelar di musim panas, FIFA mestinya menunjuk tuan rumah baru.

Proposal FIFA ini juga memicu Australia -salah satu kandidat tuan rumah Piala Dunia 2022 bersama Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat- mengancam meminta kompensasi ke FIFA karena telah mengeluarkan jutaan dollar untuk mempersiapkan diri menggelar turnamen di musim panas.

Menanggapi langkah Australia ini FIFA menegaskan tidak akan ada ganti rugi ke semua calon tuan rumah kalau penyelenggaraan Piala Dunia 2022 digeser ke musim dingin.

Panitia penyelenggara di Qatar sejak awal menegaskan bahwa mereka siap menggelar Piala Dunia kapan saja.

Mereka menyiapkan teknologi pendingin udara untuk mengurangi dampak tingginya temperatur selama musim panas.