Nadal incar posisi No.1 dari Djokovic

  • 30 September 2013
Nadal-Djokovic
Sepanjang dua tahun terakhir posisi Nadal-Djokovic selalu bersaingan bersisian.

Rafael Nadal akan menyalip ranking pertama Novak Djokovic sebagai petenis paling digdaya dunia jika petenis Serbia itu gagal menjadi juara di arena Cina Terbuka pekan ini.

Nadal, 27, terakhr memegang mahkota petenis pria terbaik dunia pada Juli 2011 dan ia dipastikan kembali merebut posisi itu jika ia mampu meraih satu tiket final di Beijing, apa pun prestasi Djokovic di sana.

Petenis Spanyol itu menghabisi perlawanan Djokovic, 26, di lapangan Flushing Meadows dalam final AS Terbuka lalu.

"Akan sangat berat (perjuangan) menjadi nomor satu," kata Nadal. "Kalau saya masih bermain seperti yang saya lakukan sepanjang beberapa bulan terakhir ini, saya harap saya punya peluang (mewujudkannya)."

Djokovic memenangkan turnamen Grand Slam Australia Terbuka Januari lalu namun kemudian kalah dari Nadal di partai semi final pada turnamen Prancis Terbuka.

Ia lalu juga kalah oleh Andy Murray di arena Wimbledon sebelum akhirnya dikalahkan lagi oleh Nadal di arena AS Terbuka.

Menurut petenis Serbia ini Nadal bermain jauh lebih konsisten tahun ini meski ia juga mengatakan tak akan menyerahkan tahtanya begitu saja.

"Selama ada peluang, saya akan tetap memperjuangkan posisi teratas," kata Djokovic tak kalah garang. "Dia memang punya catatan hasil paling bagus setahun ini - dia juga sudah pernah dinobatkan sebagai petenis terbaik dunia.

"Saya sudah mengalami pasang surut selama setahun ini. Ini musim yang cukup baik buat saya, tapi belum berakhir."

Djokovic belum pernah kalah sepanjang tiga kali ikut turnamen Cina Terbuka, dan menang tahun 2009, 2010 serta 2012.

"Di sini lah saya biasanya main bagus dan saya bertekad untuk menambahkan satu pekan yang sukses lagi."

Berita terkait