Ethiopia akui turunkan pemain terlarang

  • 18 Juni 2013
Minyahil Teshome Beyene
Minyahil Teshome Beyene tidak boleh turun karena sebelumnya mendapat dua kartu kuning.

Presiden Asosiasi Sepak bola Ethiopia, Sahilu Gebremariam, mengakui timnya menggunakan pemain yang terkena sanksi dalam babak penyisihan Piala Dunia 2014.

Gebremariam mengatakan kepada BBC Sport bahwa Minyahil Teshome Beyene semestinya tidak boleh diturunkan karena mendapat dua kartu kuning berturut-turut dalam pertandingan sebelumnya.

Jika Ethiopia kehilangan tiga angka dari kemenangan mereka atas Botswana pada tanggal 8 Juni, maka Timnas Afrika Selatan masih berpeluang untuk bertanding di Brasil.

"Kami tidak akan mengajukan banding, itu kekeliruan manajemen. Kami menerima disiplin FIFA," tutur Gebremariam.

FIFA pada Minggu (16/06) mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut dan dengan pengakuan dari Gebremariam ini maka hampir bisa dipastikan Ethiopia akan kehilangan tiga angka dari kemenangan 3-0 atas Botswana.

Masih yakin

Dengan demikian maka kepastian tempat di final Piala Dunia 2014 masih terbuka hingga pertandingan penyisihan putaran terakhir karena Afrika Selatan akan ketinggalan dua angka saja dari Ethiopia, yang saat ini memimpin di grupnya.

Bagaimanapun Gebremariam tetap yakin bahwa timnya bisa lolos lewat pertandingan play-off.

"Kami melakukan kesalahan, namun kami memimpin di grup dan kami perlu berkonsentrasi ke masa depan."

"Kami amat termotivasi dan tahu bahwa kami akan lolos.

Dia menolak untuk menuding individu yang bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi dan melihatnya sebagai tanggung jawab federasi.

Berita terkait