BBC navigation

Pengujian ban Mercedes akan diselidiki

Terbaru  27 Mei 2013 - 09:55 WIB
mercedes

Pengadakan pengujian dalam musim balap merupakan pelanggaran.

Regulator Formula 1, FIA, akan melakukan investigasi terhadap tim Mercedes menyusul tuduhan dilakukannya pengujian ban secara ilegal.

Tim Red Bull dan Ferrari melayangkan protes resmi pada Grand Prix Monako setelah menemukan fakta, penyuplai ban Pirelli menggunakan Mercedes untuk melakukan sebuah tes selama tiga hari.

Penyelenggara Grand Prix Monako sedang menyiapkan melaporkan kejadian tersebut ke FIA.

Melakukan pengujian dalam musim balapan merupakan sebuah pelanggaran. Namun Pirelli mengatakan pihaknya memiliki kontrak dengan FIA yang mengizinkan mereka melakukan tes kecil.

Sebuah pernyataan mengatakan, jika terbukti melanggar, FIA dapat menjatuhkan pinalti yang beragam, seperti pengecualian dalam kompetisi hingga pemberlakuan denda.

Stefano Domenicali, ketua tim Ferrari mengatakan "Karena hal ini berhubungan dengan peraturan olahraga, Anda mungkin mengharapkan ada penalti olahraga, tetapi karena efek tes tersebut belum jelas pada balapan mendatang, pinalti mungkin lebih besar dari itu."

"Sejujurnya saya tidak tahu apa yang harus menjadi solusi. Karena tidak ada preseden, saya tidak tahu apa yang harus terjadi."

Tim rival Mercedes protes terhadap pengujian ekstra tersebut karena dapat memberikan Mercedes keuntungan teknikal. Pasalnya, pada musim ini Mercedes memang tengah berjuang mengatasi masalah ban.

Ban yang digunakan dalam pengujian merupakan ban yang rencananya akan digunakan musim depan. Pirelli baru ingin memperkenalkannya di Grand Prix Kanada, acara balap setelah Monako.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.