Kaka mengaku belum habis

  • 2 Maret 2013
kaka
Di musim ini Kaka hanya turun 10 kali dan mencetak satu gol.

Pesepakbola Brasil Kaka meyakini memiliki peluang untuk membuktikan dirinya masih bernilai di Real Madrid saat jumpa Barcelona akhir pekan ini.

Meski sering menjadi pemain cadangan di Madrid, tetapi Kaka mungkin akan diturunkan di laga El Clasico ini mengingat kedua tim sepertinya akan mengistirahatkan para pemain utama karena harus bersiap menghadapi pertandingan Liga Champions, Selasa minggu depan.

"Ini bisa menjadi kesempatan besar untuk saya, untuk menunjukkan saya masih bisa melakukan hal yang hebat bagi tim saya di pertandingan penting,'' kata playmaker berusia 30 tahun tersebut.

Di La Liga Spanyol, Real Madrid saat ini bertengger di posisi ketiga, 16 angka dibelakang pemimpin klasemen Barcelona.

Sebelumnya kedua tim musuh bebuyutan ini juga bertemu di babak semifinal Copa del Rey 26 Februari kemarin yang dimenangkan Real Madrid 3-1 (agregat 4-2).

Rotasi pemain

Tim besutan Jose Mourinho Selasa depan akan tandang ke Old Trafford menjumpai Manchester United di babak 16 besar Liga Champions. Pada pertandingan pertama di Bernabeu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Jose Mourinho kemungkinan besar akan berkonsentrasi di laga Eropa ini sehingga dia sepertinya akan merotasi pemainnya saat kembali berjumpa Barcelona, Sabtu ini.

Dengan Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria dan Mesut Ozil kemungkinan diistirahatka, Kaka berpeluang untuk mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kemampuannya masih ada sama seperti saat membawa AC Milan juara Liga Champions dan Pemain Terbaik Dunia tahun 2007.

"Mourinho belum memberitahu susunan pemain yang akan diturunkan,'' kata Kaka, yang baru 10 kali tampil dan mencetak satu gol di musim ini.

"Ini akan menjadi kesempatan yang luar biasa jika saya dimainkan,'' tambah pemain yang bernama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite ini.

Kaka pasca dibeli dari AC Milan dengan harga £56 juta pada tahun 2009 dianggap belum menunjukkan penampilan terbaiknya hanya dengan bermain 53 kali dalam empat musim, dan mengakui bahwa dirinya menjalani periode tersulit.

"Tidak pernah mudah,'' ujarnya.

Berita terkait