BBC navigation

Paul Gascoigne kembali kecanduan alkohol

Terbaru  3 Februari 2013 - 17:26 WIB
Gascoigne

Gascoigne berulang kali terlibat insiden akibat ketergantungan minuman keras.

Agen Paul Gascoigne kepada BBC mengatakan kehidupan mantan pemain tim nasional Inggris tersebut dalam bahaya karena mulai kecanduan alkohol lagi.

Gascoigne, 45, yang secara terbuka mengaku mengalami ketergantungan alkohol, pernah menjalani rehabilitasi dan masa rehabilitasinya itu dipangkas pada tahun 2008 di bawah UU Kesehatan Mental.

Terry Baker agen Gascoigne kepada BBC Radio 5 mengatakan: ''Dia tidak akan berterimakasih kepada saya karena mengucapkan ini, tetap dia butuh bantuan secepatnya.''

Baker menambahkan: ''Apapun yang terjadi kepadanya dalam lima atau enam pekan sejak bertemu Natal lalu, dia tidak dalam kondisi yang bagus dari sebelumnya.''

"Dia dulu baik, dulu, dan sekarang tidak. Tapi saya rasa dia menyadari itu.''

"Hidupnya selalu dalam bahaya karena dia seorang pecandu alkohol. Mungkin tidak ada yang bisa menyelamatkannya, saya tidak tahu. Saya benar-benar tidak tahu.''

Mabuk di panggung

Mantan pemain klub Newcastle, Tottenham dan Lazio ini terakhir kali muncul di publik saat menjadi pembicara di jamuan makan malam di Park Inn, Northampton, Kamis lalu.

Baker mengatakan awalnya ingin membatalkannya setelah dia melihat Gascoigne mabuk sebelum acara.

"Saya hubungi penyelenggara dan mengatakan kemungkinan terbaik adalah tidak membawanya tetapi dia bersikeras memiliki guyonan baru. Dia kecewa dan tetap ingin melanjutkan acara itu.''

"Saat dia naik ke atas panggung, kami mendudukkan dia dan dia mulai gemetar. Dia selalu sedikit gugup di atas panggung, tetapi kali ini dia gemetar tanpa terkontrol.''

Baker mengatakan dia kembali berbicara dengan Gascoigne Sabtu kemarin dan dia terdengar ''cukup membingungkan''.

Baker menambahkan: ''Saya bersumpah kepada anda, saya tidak pernah melihat Paul minum setiap waktu sepanjang saya mengenalnya, sampai baru-baru ini.''

''Dia sebelumnya bersih selama dua tahun terakhir. Dan dia membuat upaya besar untuk memperbaiki hidupnya dan sekarang menjadi salah.''

"Saya menyayanginya, dia adalah orang terbaik dari yang terbaik dan dia kembali mengacaukan dirinya lagi. Tapi ini tidak baru baginya. Kami sangat khawatir atas dirinya.''

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.