Sir Alex senang dengan gol-gol telat MU

  • 8 Januari 2013
Alex Ferguson
Ferguson mengatakan tak masalah MU seri atau menang dengan gol di menit-menit terakhir.

Alex Ferguson mengaku senang dengan kebiasaan Manchester United mencetak gol di menit-menit terakhir.

Dalam pertandingan di ajang Piala FA hari Sabtu (05/01) Manchester United sepertinya akan tersingkir setelah tertinggal 1-2 di kandang West Ham United di Upton Park.

Namun di menit-menit terakhir Manchester United berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Robin van Persie, yang sekaligus membuka peluang United di turnamen ini.

"Saya bangga dengan semangat juang para pemain, yang tidak mau menyerah hingga detik-detik terakhir," kata Ferguson kepada majalan resmi Manchester United, Inside United.

Ferguson mengatakan tidak masalah bila United menang atau menyamakan kedudukan dengan cara-cara dramatis seperti ini.

"Pertandingan-pertandingan ini membantu menguatkan mental pemain. Mereka juga akan pulang ke rumah dengan hati riang dan dengan perasaan bangga," kata manajer yang sudah berusia 71 tahun ini.

Nantikan gol dramatis

"Para pemain akan saling mengatakan bahwa pertandingan-pertandingan ini luar biasa," tambah Ferguson.

Ditanya apakah ia lebih suka dengan kemenangan normal, tanpa harus mencetak gol di detik-detik terakhir, ia mengatakan, "Saya kira pertandingan-pertandingan seperti ini membuat senang banyak orang."

Ferguson lantas menjelaskan pertandingan Liga Primer melawan Newcastle pada 26 Desember 2012 yang dimenangkan United 4-3 setelah dua kali tertinggal.

"Manajer lain mungkin lebih suka kemenangan normal. Namun sebagai manajer United, saya menantikan saat-saat di mana tim tertinggal dan kemudian menang atau mencatat hasil seri di menit-menit terakhir," jelas Ferguson.

"Itulah Manchester United," tandasnya.

Gol Van Persie dalam laga melawan West Ham adalah yang kedelapan musim ini yang dicetak di 10 menit terakhir.

Statistik menunjukkan dalam 30 pertandingan, United 12 kali menang dari posisi tertinggal dari lawan.