Serena ingin menjadi petenis nomor satu tertua di dunia

  • 2 Januari 2013
Serena Williams
Serena Williams melakukan serve dengan kecepatan 200 km/jam di Brisbane.

Permainan cemerlang Serena Williams sejak pertengahan tahun lalu membuatnya menjadi calon kuat petenis nomor satu dunia.

Bila menjadi kenyataan, di usia yang telah menginjak 31 tahun, ia akan menjadi petenis putri nomor satu dunia paling tua, menumbangkan rekor Chris Evert.

Evert berusia 30 tahun 11 bulan ketika menempati urutan nomor satu daftar petenis terbaik dunia pada 1985.

Serena, saudara petenis Venus Williams, menyebut prestasinya menanjak karena mengubah gaya hidup.

"Saya sekarang sangat membosankan," kata Williams.

Serve geledek

"Dulu saya selalu mengatakan, panggil saya kalau ingin bersenang-senang. Sekarang saya lebih serius," kata juara Wimbledon, AS Terbuka, dan Olimpiade London 2012 ini.

"Saya juga merasa saya sekarang sudah tua. Saya sadar saya tidak akan lagi bisa menjadi orang yang menyenangkan seperti dulu. (Tapi) saya juga bisa menjadi petenis tertua yang mendapat gelar petenis terbaik dunia," katanya.

Williams mengatakan ia sebenarnya ingin merayakan tahun baru. Namun karena ia harus turun bertanding keesokan harinya, niat itu ia urungkan.

Williams saat ini terjun di turnamen Brisbane International dan telah memastikan diri maju ke babak perempat final dengan mengalahkan Alize Cornet, dua set langsung, 6-2 6-2.

Di usia senja, Williams masih bisa melakukan serve dengan kecepatan 200 km/jam.