Pemilik Arsenal dinilai 'tidak memiliki gairah'

  • 14 Desember 2012
Stan Kroenke dianggap menjalankan klub dengan kepedulian yang sangat kecil.

Mantan direktur Arsenal Lady Bracewell-Smith menilai pemegang saham mayoritas klub Stan Kroenke 'tidak memiliki gairah' untuk Arsenal.

Bracewell-Smith, yang menjual sahamnya ke Kroenke tahun lalu dalam Twitternya menulis: ''Jika uang sebagai faktor motivasi, tentu ada jalan yang lebih baik.''

Dia melanjutkan: ''Sepak bola adalah bisnis gairah. SK (Kroenke) tidak memiliki gairah untuk AFC (Arsenal Footbal Club)''.

Ketika ditanya pandangannya tentang cara klub London ini berjalan, Bracewell-Smith menambahkan: ''Mengecewakan adalah kalimat yang tepat!''

"Dia menunjukkan kepedulian yang sangat kecil. Mengapa dia ingin menjadi bagian dari AFC saya tidak tahu.''

Di bulan Oktober Kroenke bersikeras Arsenal masih mengejar target merebut gelar meski The Gunners menjual kapten Robin van Persie ke Manchester United Agustus silam.

Kepergian Van Persie menyusul penjualan Cesc Fabregas dan Samir Nasri musim panas sebelumnya dianggap sebagai faktor semakin anjloknya prestasi Arsenal musim ini.

Dan saat ini juga tidak ada kejelasan atas masa depan Theo Walcott, yang kontraknya akan berakhir tahun depan.

Dukungan untuk Wenger

Sementara itu, mantan penyerang Arsenal dan timnas Inggris Paul Mariner mendukung manajer Arsene Wenger untuk mengembalikan kondisi di klub.

"Arsene Wenger adalah manajer yang fantastis, dia selalu dan akan selalu seperti itu,'' kata Mariner kepada BBC Sport.

"Dia adalah orang yang tepat baik untuk kepentingan bisnis dan sepak bola. Saya tidak memiliki keraguan bahwa dia akan bisa mengubah keadaan.''

"Saya rasa bahwa tim memiliki titik dan semua orang selalu melihat kepada manajer, tetapi pemain harus berdiri dan diperhitungkan.''

"Jendela transfer Januari adalah sebuah peluang dan tidak ada orang lain yang lebih baik dalam mencari bakat dari sejumlah kawasan dunia selain Wenger.''

Arsenal hanya memenangkan satu dari empat pertandingan terakhir di Liga Primer dan gagal di Piala Capital One setelah dikalahkan klub Liga Dua Bradford Selasa lalu.

Berita terkait