BBC navigation

Pemerintah Afsel bersalah menunda visa Dalai Lama

Terbaru  29 November 2012 - 18:34 WIB
Dalai Lama

Dalai Lama gagal ke Afrika Selatan karena mendapat visa tidak pada waktunya.

Pengadilan Afrika Selatan memutuskan pemerintah melanggar hukum karena menunda keputusan untuk memberikan visa kepada Dalai Lama.

Mahkamah Agung mengatakan mantan menteri dalam negeri, Nkosazana Dlamini-Zuma, telah bertindak secara tidak masuk akal.

Ditemukan bahwa MA menemukan bukti-bukti penundaan memang sengaja ditunda untuk "mencegah diambilnya sebuah keputusan".

Langkah kasasi ke MA ini ditempuh oleh para penasehat hukum dari kubu oposisi setelah penagadilan tinggi menolak banding sebelumnya.

Klik Dalai Lama membatalkan kunjungan ke Afrika Selatan tahun lalu untuk bertemu dengan peraih Nobel Perdamaian, Uskup Agung Desmond Tutu, karena dia tidak mendapat visa pada waktunya.

Dalam acara tersebut, pemimin spritual Tibet ini recananya akan menyampaikan pidato umum dalam perayaan ulang tahun Desmond Tutu yang ke-80.

Tekanan Cina?

Desmond Tutu dan Dalai Lama

Saat itu Desmond Tutu mengungkapkan kemarahan atas keputusan pemerintah Afsel.

Saat itu Desmond Tutu sudah mengungkapkan kemarahan atas sikap pemerintah Afrika Selatan dan menyebutnya 'lebih buruk dari pemerintah apartheid'.

Pemerintah Afrika Selatan membantah tuduhan mereka menunda permberian visa kepada Dalai Lama karena ditekan oleh pemerintah Cina.

Beijing menganggap Dalai Lama -yang mengungsi ke Dharamsala, India, sejak tahun 1959- sebagai pemicu gerakan separatisme Tibet.

Banyak warga Tibet yang menuduh pemerintah Cina melakukan upaya yang sistematis untuk menghapuskan identitas kebudayaan mereka.

Dalam beberapa waktu belakangan, Klik sejumlah biksu maupun warga Klik Tibet melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar diri untuk menentang yang mereka sebut sebagai 'pendudukan Cina'.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.