BBC navigation

Sir Alex gusar pada Ferdinand soal kampanye anti rasis

Terbaru  21 Oktober 2012 - 13:50 WIB
Rio Ferdinand

Ferdinand memprotes aksi rasisme yang masih marak dalam Liga Primer di Inggris.

Sir Alex Ferguson menjanjikan "akan mengurus" Rio Ferdinand karena pemain Manchester United itu menolak mengenakan kaos lambang kampanye anti rasisme, Kick It Out.

Sikap Ferdinand itu serupa dengan sikap pemain Reading, Jason Roberts yang juga absen memakai kaos Kick It OUT sebagai bentuk protes karena menilai sikap anti rasisme dalam dunia sepak bola Inggris tidak banyak berubah.

"Pada saat jumpa pers saya sudah bilang, mengecewakan," kata Ferguson geram. "Memalukan buat saya."

Kepada MUTV Sir Alex juga menyebut tingkah Ferdinand itu "mengecewakan".

Sebelumnya bos United itu telah menjanjikan seluruh anak asuhnya akan mengenakan kaos mendukung kampanye anti rasisme Sabtu, menjelang pertandingan melawan Stoke City.

Semua skuad akhirnya turun ke lapangan berkaos hitam itu kecuali Ferdinand yang tetap berkaos merah seragam the Red Devil.

'Alasan kuat'

Sehari sebelumnya, Sir Alex menyatakan tak mengerti apa alasan Jason Roberts dari Reading yang menolak mengenakan kaos Kick It Out menjelang laga melawan Liverpool yang berakhir dengan kekalahan Reading 0-1.

"Semua pemain memakai. Saya dengar cuma Jason Roberts yang tidak. Saya tidak tahu yang dia mau."

Tetapi sebaliknya, pelatih Brian McDermott mendukung sikap Roberts.

"Saya dukung dia 100%," McDermott mengatakan. "Dia punya alasan. Jason punya pendapat dan pendapatnya beralasan kuat."

"Bahwa seorang pemain kelas atas seperti Rio Ferdinand mau menunjukkan sikap, justru meneguhkan momentum betapa pentingnya kampanye ini"

Jason Euell

Periode baru kampanye Kick It Out mulai sejak Kamis (18/10) lalu dan akan berakhir 29 Oktober nanti.

Saat dimulainya kampanye biasanya ditandai dengan anggota Liga Primer mengenakan kaos yang didesain oleh lembaga Kick It Out, sebuah organisasi anti rasisme, sebagai bentuk dukungannya.

Insiden Roberts dan Ferdinand menurut Direktur Kick It Out, Jason Euell, menunjukkan pentingnya kampanye anti rasisme tahun ini.

"Bahwa seorang pemain kelas atas seperti Rio Ferdinand mau menunjukkan sikap, justru meneguhkan momentum betapa pentingnya kampanye ini," kata Euell dalam wawancara dengan BBC Radio 5.

"Selama ini (kasus rasisme) selalu disembunyikan dibawah karpet maka FIFA dan UEFA kerap berkomentar semaunya. Jadi juga ikut menganggapnya hal biasa, diikuti PFA juga lalu semuanya dianggap biasa saja dan pakai lagi kaos ini, lari-lari di lapangan. Sekarang, (kasus rasisme) ini harus diatasi dengan sesungguhnya."

September lalu kapten tim Chelsea John Terry dilarang main empat pertandingan dan dikenai denda £220.000 oleh FA karena melontarkan kalimat penghinaan rasial pada pemain Queens Park Rangers, Anton Ferdinand, adik Rio dalam sebuah laga Liga Primer bulan Oktober tahun lalu.

Sedang hukuman larangan main delapan kali ditambah denda £40,000 juga dikenakan terhadap penyerang Liverpool Luiz Suarez karena dianggap menghina pemain kulit hitam United, Patrice Evra, dalam sebuah pertandingan Liga Primer juga pada bulan Oktober tahun yang sama.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.