BBC navigation

Kritik terhadap undian penyisihan Piala Asia

Terbaru  10 Oktober 2012 - 16:23 WIB
Undian penyisihan Piala Asia 2015

Empat tim langsung lolos ke putaran final termasuk tuan rumah dan 20 ikut babak penyisihan.

Undian penyisihan grup untuk putaran final Piala Asia 2015 yang akan berlangsung di Australia menuai kritik karena memberi kemudahan kepada tim-tim kuat.

Dari 47 anggota Konfederasi Sepakbola Asia, AFC, hanya 20 tim dalam peringkat atas saja yang mengikuti babak penyisihan grup.

Indonesia ikut dalam penyisihan 20 tim tersebut namun Kamboja dan Filipina tidak masuk karena berada dalam kelompok peringkat bawah.

Sedangkan tuan rumah Australia -seperti biasanya- otomatis mendapat tempat di putaran final namun juara Piala Asia 2011, Jepang, juga langsung lolos. Korea Selatan merupakan tim lain yang juga sudah memastikan tempatnya di putaran final.

Pelatih Thailand, Winfried Schaefer, merupakan salah seorang yang mendukung sistem yang seharusnya memberikan semua anggota AFC peluang untuk ikut dalam babak penyisihan.

"Seharusnya seperti Piala Eropa. Kenapa Jepang dan Korea Selatan langsung lolos? Di Piala Eropa 2012, Polandia dan Ukraina adalah tuan rumah, namun Italia, Inggris, dan Jerman harus ikut kualifikasi," tuturnya kepada kantor berita AP.

Thailand merupakan salah satu tim yang ikut penyisihan dan akan berada dalam grup 'keras' bersama dengan Iran, Kuwait, dan Libanon.

Grup C

  • Irak
  • Cina
  • Arab Saudi
  • Indonesia

"Bagus buat kami untuk melawan tim kuat, bahkan jika kami bersama Jepang dan Korea dalam satu grup. Itu Ok dan begitulah sepakbola. Korea Selatan dan Jepang harus mendapat tempat mereka di Piala Asia sama seperti yang lainnya," tambah Schaefer.

Berdasarkan undian yang berlangsung di Melbourne pada Selasa 9 Oktober, Indonesia juga berada di grup yang berat bersama dengan Irak, Cina, dan Arab Saudi di Grup C.

Peluang yang hilang

AFC memang tidak menggunakan sistem yang membuka semua anggota ikut kualifikasi putaran final namun dengan sistem yang sepertinya berlapis tiga. Yang pertama adalah tim-tim yang meraih juara, kemudian 20 peringkat teratas, sedang yang ketiga adalah tim kelas bawah.

"Seharusnya seperti Piala Eropa. Kenapa Jepang dan Korea Selatan langsung lolos? Di Piala Eropa 2012, Polandia dan Ukraina adalah tuan rumah namun Italia, Inggris, dan Jerman harus ikut kualifikasi."

Winfried Schaefer

Tuan rumah Australia tanpa menjadi tuan rumah sebenarnya juga mendapat tempat karena menjadi juara kedua di Piala Asia 2011 sehingga jatahnya diberikan kepada Korea Selatan, yang menduduki tempat ketiga.

Selain itu Korea Utara juga otomatis lolos ke Australia karena merebut Piala Challenge AFC pada tahun 2012 dan masih ada satu lagi tempat yang tersedia , yaitu juara Piala Challenge AFC 2014.

Bagi tim-tim lemah yang tidak masuk ke dalam 20 besar, maka satu-satunya cara untuk bergabung di final adalah merebut Piala Challenge 2014.

Pelatih Kamboja, Scott O'Donnell, berpendapat dalam jangka panjang akan lebih bermanfaat jika semua tim ikut babak kualifikasi.

"Dalam pandangan pelatih, tidak main dalam babak penyisihan merupakan peluang yang hilang."

"Satu-satunya jara bagi tim seperti Kamboja untuk bisa meningkatkan diri adalah dengan bermain lebih sering melawan tim-tim yang lebih baik," jelasnya.

Kini mereka tinggal melirik untuk merebut Piala Challenge AFC 2014 agar bisa bertanding di putara final Piala Asia 2015.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.