Spurs harapkan UEFA selidiki insiden rasisme atas pemainnya

Terbaru  21 September 2012 - 16:23 WIB
Jermain Defoe

Jermain Defoe menjadi sasaran komentar rasisme saat Spurs melawan Lazio di Piala Eropa.

Manajer Tottenham, Andre Villas-Boas, mengharapkan UEFA melakukan penyelidikan teriakan rasisme dari pendukung Lazio terhadap penyerang Jermain Defoe.

Dalam pertandingan pertama penyisihan grup Piala Eropa, Kamis (20/09) malam, suara-suara yang menirukan monyet terdengar di tribun dari pendukung Lazio.

Villas-Boas mengaku tidak mendengarnya langsung namun yakin otoritas sepak bola Eropa akan menanggapinya jika memang diperlukan.

"UEFA amat aktif dalam situasi seperti itu. Dan tujuan sepak bola secara menyeluruh adalah menghapuskan rasisme dari sepak bola."

"Saya tidak bisa menunjuk pada seseorang atau karena saya tidak mendengarnya. Pihak berwenang yang akan meneruskan penyelidikan seperti itu," tambahnya.

Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Lazio yang berakhir seri 0-0 juga disaksikan Presiden UEFA, Michel Platini.

Selain menghina Defoe, para penonton di barisan pendukung Lazio juga menjadikan Aaron Lenon dan Andros Townsend sebagai sasaran.

Sebuah kelompok antirasisme, FARE, sudah menerbitkan pesan Twitter untuk meminta pendukung Spurs melaporkan setiap komentar rasis yang mereka dengar dari barisan tribun pendukung tim tamu.

Pesan Twitter itu juga menyatakan bahwa UEFA sudah menjatuhkan denda kepada beberapa klub sehubungan dengan insiden rasisme.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.