BBC navigation

Maraton warnai hari terakhir Paralimpiade

Terbaru  9 September 2012 - 16:29 WIB
Atlet Paralimpiade

Para atlet terjun di cabang maraton kategori T12 dan T46 di London.

Paralimpiade hari ini (09/09) memasuki hari terakhir yang antara lain diisi dengan perlombaan maraton atlet berkursi roda untuk putra dan putri.

Maraton ini diadakan di jalan-jalan kota London dan diperkirakan disaksikan oleh ribuan penonton pada Minggu siang waktu setempat.

Selain itu digelar pula maraton kategori T12 untuk atlet cacat mata dan T46 untuk atlet tanpa tangan. Maraton kedua kategori itu dilaksanakan pada pagi hari dan melewati Palace of Wesminster dan Big Ben di London.

Perlombaan hari ini sekaligus mengakhiri pesta olahraga akbar Olimpiade dan Paralimpiade selama sekitar enam minggu di London.

Penjualan tiket Paralimpiade tercatat mencapai rekor terlaris sejauh ini. Panitia penyelenggara telah menjual 2,7 juta tiket atau melebihi target penjualan 200.000 tiket.

Presiden Komite Paralimpiade Internasional Sir Philip Craven memuji antusiame penonton dengan mengatakan bahwa semangat Paralimpiade telah merasuk ke dalam urat darah setiap orang.

"Apa yang telah menjadi faktor unik di London adalah penonton. Pelaksanaan mulus oleh LOCOG, kerjasama bagus dengan Komite Paralimpiade Internasional, tetapi yang lebih penting adalah semangat Parimpiade telah merasuki urat darah setiap orang. Ini luar biasa," kata Sir Philip Craven.

Cina mendominasi

Usai perlombaan hari terakhir, Paralimpiade akan ditutup dalam upacara meriah di Stadion Olimpiade pada Minggu malam. Beberapa artis ternama yang dijadwalkan tampil antara lain adalah Jay-Z, Rihanna dan kelompok band Coldplay.

Sebelumnya direktur yang menangangi upacara penutupan Kim Gavin menjanjikan festival spektakuler.

"Kita dikenal sebagai bangsa yang paling banyak menggelar festival," kata Kim Gavin.

"Pendekatan festival ini semata-mata untuk merayakan hari terakhir pesta olahraga, dan kita akan memberikan penghormatan kepada seluruh semangat dan pencapaian manusia selama dua minggu terakhir," tambahnya.

Sementara itu posisi Cina sejauh ini tidak terkejar oleh negara-negara lain dalam perolehan medali secara keseluruhan. Negara itu memperoleh lebih dari 90 medali emas, jauh lebih banyak dibanding Rusia yang berada di posisi kedua dengan 35 medali emas.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.