BBC navigation

Usain Bolt: selangkah lagi jadi legenda

Terbaru  6 Agustus 2012 - 16:04 WIB
Usain Bolt

Atlet Jamaika Usain Bolt masih menjadi pelari tercepat dunia di nomor 100 meter putra.

Peraih empat medali emas Olimpiade, Usain Bolt mengklaim dirinya hampir menjadi legenda setelah mempertahankan medali emas 100 meter putra Minggu (5/8).

Pelari asal Jamaika berusia 25 tahun itu mencatat rekor Olimpiade baru dengan catatan 9,63 detik dan kini menatap target berikutnya yaitu final 200 meter.

"Medali emas ini berarti selangkah lagi saya akan menjadi legenda. Dan saya bekerja keras untuk mencapainya," ujar Bolt.

"Ini baru langkah pertama. Saya masih memiliki peluang di 200 meter, dan saya menantikannya," tambah dia.

Bolt adalah favorit peraih emas untuk nomor 200 meter, yang juga dia menangi di Olimpiade Beijing 2008 lalu.

Pada Kejuaraan Dunia Atletik di Berlin 2009 lalu, Bolt mencetak rekor dunia dengan waktu 9,19 detik yang hingga kini belum terpecahkan.

Babak penyisihan untuk nomor ini akan dimulai pada Selasa (7/8) dan final akan digelar pada Jumat (10/8) dini hari waktu Indonesia.

Tak mau sesumbar

"Medali emas ini berarti selangkah lagi saya akan menjadi legenda. Dan saya bekerja keras untuk mencapainya."

Usain Bolt

Meski berpeluang meraih medali emas, namun saat diwawancarai BBC Radio 5, Bolt menyatakan dia tak mau sesumbar soal memecahkan rekor dunia.

"Itu (memecahkan rekor) sudah ada dalam pikiran saya beberapa tahun belakangan ini. Dan saat ini, di trek ini, saya merasa lebih percaya diri. Kita lihat saja nanti," kata Bolt.

"Saya tak ingin mengatakan saya bisa memecahkannya dan kemudian gagal melakukannya. Tetapi itu tetap ada di dalam benak saya," tambah dia.

Dalam uji coba nomor 200 meter di Jamaika awal Juli lalu, Bolt dikalahkan rekan senegaranya Yohan Blake.

Blake juga mengalahkannya di nomor 100 meter, namun ternyata dalam Olimpiade London Blake masih harus mengakui keunggulan Bolt.

Dalam final 100 meter, Blake mencatatkan waktu 9,75 detik dan peraih medali perunggu, Justin Gatlin dari Amerika Serikat membukukan catatan 9,79 detik.

"Banyak orang yang mengatakan saya tak akan menang. Sangat menyenangkan berada di sini dan menunjukkan kepada dunia bahwa saya masih yang nomor satu," ujarnya bangga.

Bolt bahkan sudah berencana untuk tetap berkompetisi di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

"Saat itu saya akan berusia 30 tahun, namun saya harap saya masih cukup bugar. Blake akan berusia 26 tahun dan pertarungannya akan sangat menarik," pungkasnya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.