BBC navigation

Indonesia yakin Liliyana/Tontowi raih perunggu

Terbaru  3 Agustus 2012 - 05:19 WIB
Liliyana/Tontowi

Liliyana/Tontowi menghadapi pasangan Denmark untuk perebutkan perunggu.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad, di atas kertas diperkirakan akan menyumbangkan medali perunggu Olimpiade London.

Pasangan terbaik Indonesia ini akan berlaga untuk menentukan juara ketiga di Wembley Arena, hari Jumat (03/08) mulai pukul 10.35 atau 16.35 WIB, dengan mengadapi pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

"Liliyana/Tontowi mestinya menang. Catatan keduanya sejauh ini mereka sudah menang di All England dan beberapa turnamen lain," kata Ade Lukman, wakil ketua kontingen Olimpiade Indonesia.

Liliyana/Tontowi tadinya diharapkan bisa meneruskan tradisi medali emas Olimpiade, yang diraih sejak Olimpiade Barcelona tahun 1992.

Namun di Olimpiade kali ini langkah Liliyana/Tontowi terjegal oleh pasangan Cina, Xu Chen/Ma Jin.

Menurut Ade Lukman target perunggu tidak akan menjadi beban bagi Liliyana dan Tontowi.

Atlet elit

"Perlu diingat bahwa Liliyana/Tontowi termasuk atlet elit dunia. Saya kira mereka tidak akan terbebani."

Ade Lukman

"Perlu diingat bahwa Liliyana/Tontowi termasuk atlet elit dunia. Saya kira mereka tidak akan terbebani (dengan harus meraih perunggu)," jelas Ade Lukman.

Liliyana/Tontowi sendiri akan berusaha tampil maksimal di perebutan juara ketiga nomor ganda campuran.

"Perjuangan belum berakhir. Kami akan tetap fokus dan berusaha mempersembahkan medali perunggu," kata Liliyana seperti dikutip situs resmi PBSI.

Emas nomor ini dipastikan akan diraih pasangan Cina setelah terjadi all Chinese final.

Selain Liliyana/Tontowi, masih ada dua atlet Indonesia yang berlaga di Olimpiade London 2012.

Fernando Lumain akan turun di lari jarak pendek sedangkan Triyaningsih akan tampil di nomor maraton.

Namun Ade Lukman mengakui sangat berat bagi kedua atlet ini untuk menembus tiga besar.

"Target kami adalah mereka memperbaiki catatan masing-masing," kata Ade Lukman.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.