
Pembalap sepeda Australia, Cadel Evans, menjadi korban 'ranjau paku' di Tour de France.
Polisi Prancis tengah menyelidiki kasus 'ranjau paku' di lintasan yang dilalui para pembalap sepeda jalan raya Tour de France di kawasan Prancis selatan.
Upaya penyelidikan ini dilakukan setelah puluhan peserta lomba mengaku menjadi korban penyebaran paku berukuran kecil di sekitar etape 14.
Sejumlah pembalap sepeda terkemuka, termasuk juara bertahan Cadel Evans, dan pemimpin sementara perolehan angka Tour de France, Bradley Wiggins, mengaku ranjau paku itu menusuk roda sepeda mereka
Penyelenggara kejuaraan Tour de France mengakui adanya kasus sabotase melalui penyebaran paku payung di lintasan yang dilalui para pembalap sepeda.
"(Penyebaran paku payung) ini jelas-jelas dilakukan dengan sengaja. Kami menyimpan paku payung itu, tapi kami tidak tahu siapa yang menyebarkannya," kata salah-seorang pimpinan panitia Tour de France, Jean-Francois Pescheux.
Mereka kemudian menindaklanjuti kasus 'ranjau paku' ini kepada kepolisian Prancis untuk menindaklanjutinya secara hukum.
"Kami telah resmi melaporkannya kepada kepolisian," demikian keterangan resmi menyebutkan.
Mengutuk keras
""(Penyebaran paku payung) ini jelas-jelas dilakukan dengan sengaja. Kami menyimpan paku payung itu, tapi kami tidak tahu siapa yang menyebarkannya."
Panitia Tour de France, Jean-Francois Pescheux.
Pihak panitia sendiri mengutuk keras sabotase penyebaran paku payung tersebut. "Kami mengutuk perilaku tidak bertanggung jawab yang membahayakan peserta lomba..." kata Jean-Francois Pescheux.
Jaksa penuntut di wilayah Foix kemudian mengumumkan bahwa mereka mulai melakukan penyelidikan awal atas insiden tersebut.
"Tim penyelidik telah dikirim ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi," kata Marilyn Blanc, wakil jaksa penuntut, seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Salah-satu saksi yang akan dimintai keterangan adalah pembalap sepeda yang menjadi korban dari 'ranjau paku' ini.
Beberapa laporan menyebutkan, ini bukan kali pertama pembalap sepeda menjadi target sabotase oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab
Pada Tour de France 1975, pembalap sepeda legendaris dari Belgia, Eddy Merckx pernah dipukul perutnya oleh seorang penonton yang murka.
Beberapa tahun yang lalu, pembalap sepeda Selandia Baru, Julian Dean, menjadi korban tembakan senapan angin yang dilakukan seorang remaja.










