Seragam Olimpiade AS dikritik

Terbaru  13 Juli 2012 - 08:39 WIB

Meski terlihat sangat Amerika tetapi seragam tim Olimpiade AS ini dibuat di Cina.

Atlet-atlet AS yang akan berlaga di Olimpiade London akan memakai seragam rancangan merek terkemuka Ralph Lauren.

Seragam jas biru klasik, dengan celana panjang dan rok putih, dilengkapi dengan dasi aksen merah dan baret ini memang terlihat sangat Amerika.

Tetapi meski dirancang oleh merek asal Amerika Serikat, ternyata seragam tersebut dibuat di Cina, demikian diungkap ABC News.

Kabar ini sontak menimbulkan kritik dan perdebatan dari sejumlah kalangan terhadap Komite Olimpiade AS.

"Saya sangat kecewa, saya rasa komite Olimpiade semestinya malu terhadap diri mereka sendiri,'' kata pemimpin mayoritas Senat Harry Reid.

''Saya rasa mereka seharusnya melepas seragam itu, ditumpuk dan membakarnya.''

''Saya mengharapkan mereka hanya memakai kaus bertuliskan 'USA' yang ditulis dengan tangan. Kita memiliki orang di Amerika yang bekerja di industri tekstil yang tengah membutuhkan pekerjaan,'' tambahnya.

Dampak simbolis

Sedangkan pemimpin minoritas parlemen Nancy Pelosi menekankan bahwa seluruh bangsa tetap berada di belakang para atlet Olimpiade AS.

"Kami bangga dan mereka telah bekerja keras. Mereka mewakili yang terbaik dan mereka sangat bagus, semuanya terlihat cantik,'' katanya.

"Dan mereka semestinya menggunakan seragam buatan Amerika.''

Sementara John Boehner dari Republik memberikan komentar singkat. ''Anda berfikir mereka tahu lebih baik dari anda,'' katanya ditujukan kepada Komite Olimpiade AS.

Seragam AS ini menurut Ralph Lauren berharga senilai US$1.945 untuk lelaki dan US$1.473 untuk perempuan. Atau jika dirupiahkan maka satu setel seragam bernilai sekitar 18 juta rupiah.

Meski ini bukan pertama kalinya Ralph Lauren mendesain seragam Olimpiade tim AS, tetapi para anggota parlemen menilai keterlibatan Cina dalam pembuatannya memiliki dampak simbolis, disaat AS tengah mencari cara untuk memperbarui daya saing ekonomi mereka.

"Hari ini ada sekitar 600.000 pekerjaan pabrik di negara ini dan komite Olimpiade justru menggunakan sistem alih daya dalam pembuatan seragam ke Cina,'' kata Steve Israel, seorang anggota Demokrat.

"Ini bukan hanya memalukan, tetapi luar biasa bodoh. Ini menghancurkan diri sendiri.''

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.