BBC navigation

Diaz, atlet termuda Indonesia di Olimpiade London

Terbaru  14 Juli 2012 - 17:06 WIB
Diaz Kusumawardani

Diaz Kusumawardani, atlet termuda kontingen Indonesia, memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan.

Di antara 21 atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade London 2012, nama Diaz Kusumawardani menjadi sorotan tersendiri.

Sebab, dengan usianya yang masih 16 tahun, Diaz menjadi anggota kontingen Indonesia paling muda yang akan membela tim Merah Putih di London di cabang menembak.

Meski London adalah Olimpiade pertamanya, siswa kelas tiga SMA Negeri 2 Sidoarjo, Jawa Timur, ini mengaku tidak gentar dan siap bersaing melawan atlet-atlet internasional.

"Olimpiade ini jadi tantangan tersendiri untuk saya ke depan. Bukan berarti setelah Olimpiade ini selesai kan? Artinya saya harus bisa lebih berkembang dan maju lagi," ujar gadis yang baru dua tahun menekuni olahraga menembak itu.

"Mungkin akan sedikit nervous tapi tak akan banyak pengaruh. Soalnya sudah terbiasa juga," tambah Diaz.

Menghadapi Olimpiade ini, Diaz mengaku tidak ada persiapan khusus selain hanya berlatih teratur di bawah pengawasan pelatihnya, Maulana.

"Di Olimpiade nanti saya akan turun di nomor 10 meter air rifle. Hanya satu nomor saja," tambah Diaz.

Tak ada target

"Rata-rata lawan yang saya hadapi sudah memiliki nilai sempurna."

Diaz Kusumawardani

Saat ditanya soal target, peraih emas di kejuaraan nasional menembak 2012 ini mengaku tidak dibebani target medali apapun.

"Tapi saya berusaha keras jika bisa masuk ke 10 besar," kata anggota klub menembak Brawijaya, Surabaya ini.

Selain itu, Diaz mengatakan berusaha untuk meningkatkan perolehan nilainya sehingga bisa bersaing dengan atlet-atlet yang lebih berpengalaman.

Tetapi, Diaz menyadari bahwa perjuangannya di London nanti tidak mudah karena lawan yang dihadapi sangat berat.

"Rata-rata lawan yang saya hadapi sudah memiliki nilai sempurna," kata atlet yang pernah menekuni cabang bulutangkis itu.

Perjuangan Diaz di London akan semakin berat karena bersamaan dengan berlangsungnya ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Meski demikian Diaz bertekad untuk sebisa mungkin tetap menjalankan ibadah puasa sambil terus berlomba.

"Tapi nanti saya lihat kondisinya. Kalau saya puasa dan akan mempengaruhi penampilan maka mungkin saya tidak puasa dulu," pungkasnya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.