BBC navigation

Jam malam diberlakukan di empat kota di Burma

Terbaru  10 Juni 2012 - 20:54 WIB
Kerusuhan di Rakhine

Kerusuhan yang berlangsung sejak Sabtu lalu dilaporkan sudah menewaskan sedikitnya 17 orang.

Pemerintah Burma memberlakukan jam malam di empat kota di negara bagian Rakhine, tempat maraknya kekerasan antara umat Budha dan Islam dalam sepekan belakangan.

Ibukota negara bagian, Sittwe, termasuk dalam empat kota yang terkena jam malam tersebut.

Jam malam ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan kekerasan yang marak di kawasan di dekat perbatasan dengan Bangladesh ini sejak Sabtu (02/06) pekan lalu.

Presiden Thein Sein dilaporkan akan segera menyampaikan pidato lewat stasiun TV nasional untuk meredakan ketegangan antar masyarakat di Rakhine.

Sementara itu koran Cahaya Baru Burma -yang merupakan corong pemerintah- edisi Minggu 10 Juni menurunkan berita yang memperingatkan risiko anarki dan aksi balas dendam yang tidak akan berkesudahan.

Belasan tewas

Sedikitnya 17 orang tewas sejak kekerasan marak dan belasan lainnya cedera sementara ratusan rumah maupun kenderaan bermotor dibakar.

Kekerasan marak karena beredarnya berita tentang seorang perempuan beragama Budha yang diperkosa dan dibunuh dalam sebuah serangan yang dituduh dilakukan oleh umat Islam.

Aparat polisi dan milter sudah dikerahkan untuk menghentikan kekerasan di Rakhine, yang didominasi oleh umat Budha namun merupakan salah satu kawasn di Burma dengan jumlah umat Muslim yang besar.

Jumlah umat Muslim di Burma diperkirakan sekitar 4% dari total jumlah penduduk yang mencapai 60 juta jiwa.

Ketegangan antara agama ini terjadi ketika pemerintahan sipil hasil pemilihan umum tahun 2010 berupaya meningkatkan solidaritas antar kelompok dan melakukan serangkaian pembicaraan dengan kelompk-kelompok suku di sejumlah negara bagian.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.