Balotelli tak akan tolerir pelecehan rasial

Terbaru  30 Mei 2012 - 09:24 WIB
Mario Balotelli

Mario Balotelli kerap mendapatkan pelecehan rasial hanya karena dia berkulit hitam.

Pemain Manchester City dan timnas Italia Mario Balotelli menegaskan dia akan langsung meninggalkan lapangan ketika mendapatkan pelecehan rasial saat membela Italia dalam Piala Eropa bulan depan.

Balotelli kerap menjadi sasaran pelecehan rasial baik di dalam maupun di luar lapangan. Akibatnya dia tidak akan mentolerir perlakuan rasial seperti itu di Polandia dan Ukraina.

Bahkan UEFA memiliki kuasa untuk menunda pertandingan jika terjadi pelecehan rasial. Namun, Balotelli memastikan dia akan bertindak lebih dahulu.

"Kita lihat apa yang akan terjadi di Euro nanti. Saya harap tak akan ada masalah rasial karena saya tak bisa mentolerirnya," kata Balotelli kepada France Football.

"Saya tak tahan dengan rasisme, saya tak bisa menerimanya. Jika ini terjadi lagi, saya akan langsung meninggalkan lapangan dan pulang," ancam dia

"Kita sudah berada di tahun 2012, hal seperti ini seharusnya tak boleh terjadi," ujar mantan pemain Inter Milan itu.

Jadi sasaran

Di dalam lapangan, Balotelli berulang kali menjadi sasaran rasialisme salah satunya saat dia membela Inter Milan melawan Juventus di Seria A Liga Italia.

"Saya sangat ingat pertandingan itu. Saya bahkan mencetak gol saat itu. Saat itu saya harus berpura-pura tak melihat atau mendengar apapun. Saya hanya ingin bermain," tambah pemain kontroversial itu.

"Saya berkulit hitam dan saya bangga dengan akar Afrika saya. Saya pikir saya beruntung berkulit hitam."

Mario Balotelli

"Saat itu bisa saja saya minta wasit menghentikan pertandingan, tapi jika pertandingan berhenti maka saya tak bisa mencetak gol," kenangnya.

"Jadi saya hanya berpikir, saya memang sangat bagus sehingga mereka melakukan apapun untuk membuat saya marah," tambah pemain berdarah Ghana itu.

Pendukung Porto juga pernah menirukan gerakan monyet saat Balotelli membela Manchester City di ajang Liga Europa awal tahun ini.

UEFA akhirnya menjatuhkan hukuman denda £16.000 untuk klub asal Portugal itu.

Saat menghadapi Roma, Balotelli juga mendapat pelecehan setelah sejumlah fans klub ibukota Italia itu melemparkan pisang ke dalam lapangan.

"Orang-orang ini sangat beruntung karena polisi langsung mengamankan mereka. Sebab, saya bersumpah akan hancurkan mereka. Saya harap hal seperti ini tak terjadi lagi," harap Balotelli.

"Saya berkulit hitam dan saya bangga dengan akar Afrika saya. Saya pikir saya beruntung berkulit hitam," tegas dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.