BBC navigation

Federasi sepak bola Turki larang pemain karena skandal

Terbaru  7 Mei 2012 - 18:59 WIB
Presiden Fenerbahce

Presiden Fenerbahce Aziz Yildirim termasuk yang diselidiki dalam skandal pengaturan skor.

Federasi sepak bola Turki melarang dua pemain selama tiga tahun dan mengenakan sanksi terhadap delapan pemain dan pengurus klub karena terlibat skandal pengaturan hasil pertandingan.

Namun federasi menyatakan 16 tim sepak bola, termasuk juara bertahan Fenerbahce tidak terlibat dalam skandal, menurut keterangan dalam situs federasi.

"Tidak ada alasan untuk penerapan hukuman karena tuduhan pelanggaran disipliner tidak terbukti," kata federasi.

Fenerbahce dilarang ikut dalam Liga Champions pada musim pertandingan ini karena penyelidikan itu.

Pengumuman itu dikeluarkan satu minggu setelah federasi menyatakan komisi etik independen yang menyelidiki tuduhan itu menyimpulkan bahwa tidak ada bukti adanya skandal pengaturan hasil dalam 22 pertandingan.

Masih belum jelas apakah keputusan federasi itu akan memuaskan badan sepak bola Eropa (UEFA) yang menyatakan akan turut campur bila federasi sepak bola Turki gagal mengambil tindakan pada batas waktu yang ditetapkan tanggal 1 Juni, untuk pendaftaran klub-klub ke kompetisi Eropa.

Fenerbahce pertahankan gelar

"Tidak ada alasan untuk penerapan hukuman karena tuduhan pelanggaran disipliner tidak terbukti."

Federasi sepak bola Turki

Para pemain, pejabat klub, dan pelatih yang disidang berjumlah 93 orang, termasuk presiden juara bertahan sepak bola Turki, Fenerbahce, Aziz Yildirim.

Federasi sepak bola melarang striker Ibrahim Akin dari klub Istanbul, Buyukhesir Belediyesi, selama tiga tahun karena mengatur hasil pertandingan saat timnya kalah 0-2 dari Fenerbahce tanggal 1 Mei 2011.

Pemain lain yang dilarang adalah Serdar Lulbilge dari klub Genclergirligi karena mengatur hasil laga yang dimenangkan Fenerbahce 4-2.

Federasi sepak bola Turki menyatakan delapan orang termasuk pengurus klub Fenerbahce, dikenai sanksi disipliner yang mencakup tidak boleh terlibat dalam aktivitas olahraga, termasuk masuk dalam stadion.

Namun pelaksanaan sanksi disipliner ini dapat ditunda.

Saham Fenerbahce, klub terkaya Turki, meningkat 10% setelah pengumuman itu, walaupun presiden klub Yildirim masih ditahan karena menunggu keputusan pengadilan.

Saham juara bertahan ini juga terdongkrak karena klub Istanbul itu kemungkinan dapat merebut gelar juara liga akhir pekan mendatang.

Fenerbahce akan menjamu tim satu kota Galatasaray Sabtu mendatang dalam pertandingan yang akan menentukan gelar juara.

Galatasaray saat ini memimpin di klasemen sementara dengan 47 poin sementara Fenerbahce di tempat kedua dengan 46 angka.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.