BBC navigation

Pangeran Bahrain tegaskan F1 tetap akan berlangsung

Terbaru  20 April 2012 - 22:00 WIB
Pangeran Sheikh Salman bin Hamad al-Khalifa dan Bernie Ecclestone.

Pangeran Sheikh Salman bin Hamad al-Khalifa dan Bernie Ecclestone di Sirkuit Sakhir, Bahrain.

Pangeran Bahrain, Salman bin Hamad Al Khalifa, menegaskan bahwa balapan GP Bahrain di Sirkuit Sakhir akan tetap digelar karena merupakan peristiwa penting bagi negara mereka.

"Itu penting secara ekonomis. Semua partai politik dari semua spektrum menyambut baik balapan ini. Sejauh yag saya pahami, hanya beberapa politisi yang menyampaikan komentar dan mereka tidak mewakili seluruh sepktrum di Bahrain," tuturnya kepada para wartawan.

Dia juga menegaskan bahwa masalah yang sudah terjadi maupun yang mungkin terjadi tidak ditujukan pada GP Bahrain.

"Kami tidak mencoba mengatakan bahwa kami sempurna. Kami adalah sebuah negara nyata dengan masalah yang nyata. Saya sesungguhnya yakin balapan ini adalah sebuah kekuatan untuk yang baik. Dia menyatukan sejumlah orang dari berbagai latar belakang di bawah atap F1. Kami semua gembira dengan F1 di sini," tambahnya.

Didampingi bos F1, Bernie Ecclestone, putra mahkota Kerajaan Bahrain ini mengatakan bahwa pembatalan GP Bahrain justru akan memperkuat para ekstremis.

Tahun lalu balapan di Bahrain dibatalkan karena maraknya unjuk rasa antipemerintah.

Sesi latihan kedua

Tim F1 Force India memutuskan untuk tidak mengikuti sesi latihan yang kedua, Jumat 20 April 2012, di Sirkuit Sakhir Bahrain.

Sekilas Bahrain

  • Politik: Keluarga al-Khalifah berkuasa sejak 1783 namun saat ini Bahrain memiliki parlemen yang dipilih rakyat. Mayoritas penduduk merupakan umat Syiah yang menuntut perlakuan lebih baik dari pemerintah yang dikuasai umat Sunni, termasuk keluarga al-Khalifah. Unjuk rasa antipemerintah marak sejak pertengahan Februari 2011 dan ditanggapi dengan tindakan keras aparat keamanan. Laporan-laporan menyebutkan sedikitnya 76 orang tewas akibat aksi kekerasan dalam unjuk rasa.
  • Ekonomi: Bahrain berupaya mengembangkan diri sebagai pusat perbankan dan keuangan untuk mengurangi ketergantungan pada penghasilan dari minyak.
  • International: Bahrain merupakan pangkalan Armada ke-5 Angkatan Laut Amerika Serikat. Bahrain dan Qatar pernah terlibat dalam ketegangan perbatasan dan mencapai kesepakatan pada 2001.

Dengan demikian maka seluruh anggota tim bisa kembali ke hotel sebelum gelap untuk menjamin keselamatan.

"Kami ingin menjamin awak kami tenang," kata bos Force India, Bob Fernley.

Kepada BBC, Fernley menegaskan bahwa dia sepenuhnya mendukung GP Bahrain namun keamanan tetap menjadi prioritas utama.

"Kami melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk menjamin awak kami aman. Akan ada unjuk rasa dan amat tidak diuntungkan namun kalau terjadi pada tim, Anda harus menangani dengan tepat."

Bagaimanapun tidak semua tim tinggal di pusat ibukota Manama. McLaren, Red Bullk, dan Mercedes tinggal di sebuah kompleks yang jaraknya sekitar 3 km dari Sirkuit Sakhir.

Tawaran pengawalan

Rabu 18 April, empat mekanik Force India terperangkap aksi unjuk rasa dalam perjalanan pulang dari sirkuit ke hotel. Tidak satupun menderita luka walau bom botol dilaporkan jatuh tak jauh dari mobil yang membawa mereka.

Bos F1, Bernie Ecclestone, mengatakan dia sudah menawarkan pengawalan kepada Force India setelah insiden tersebut.

"Jika mereka memiliki keprihatinan kecil, jam berapa mereka biasanya meninggalkan sirkuit, saya akan berada di sini dan pulang dengan mobil mereka ke hotel tanpa pengawalan atau polisi."

Bernie Ecclestone

"Jika mereka menginginkan pengawalan, mereka bisa mendapat dari polisi. Saya tidak masalah untuk melakukan perjalanan tanpa pengawalan. Saya kira tidak ada yang perlu diprihatinkan," tuturnya kepada BBC.

"Jika mereka memiliki keprihatinan kecil, jam berapa mereka biasanya meninggalkan sirkuit, saya akan berada di sini dan pulang dengan mobil mereka ke hotel tanpa pengawalan atau polisi."

Sementara itu dalam insiden Kamis 19 April, bus yang membawa 12 mekanik Tim Sauber harus menggunakan kaki lima untuk menghindari kobaran api dari bom botol di jalan raya.

Para mekanik itu dilaporkan juga melihat beberapa pria bertopeng berlari mengarah jalur jalan yang sedang mereka lalui.

Dalam pernyatannya Sauber menegaskan tidak satu pun mekanik mereka terluka dalam insiden tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.