Jamu West Brom, pembuktian optimisme Mancini

Terbaru  11 April 2012 - 11:42 WIB
Vincent Kompany

Vincent Kompany berjalan gontai usai Manchester City dikalahkan Arsenal.

Kekalahan dari Arsenal, membuat langkah Manchester City semakin berat untuk menghentikan dahaga gelar Liga Primer selama 44 tahun.

Kini, klub Manchester biru itu tertinggal delapan angka dari pesaing sekaligus tetangga mereka Manchester United dengan hanya enam pertandingan tersisa.

Meski demikian, Manajer City Roberto Mancini belum bersedia melempar bendera putih tanda menyerah dan masih melihat peluang bagi City untuk meraih gelar.

"Secara matematis peluang kami masih terbuka, namun memang semakin sulit," kata Mancini suatu ketika.

Dan, Kamis (12/4) dini hari City menjamu West Brom di Stadion Etihad untuk membuktikan optimisme Mancini itu.

Jika David Silva dkk gagal menang atas West Brom maka mimpi City mengakhiri musim ini dengan trofi juara akan berakhir.

Sebab di waktu yang sama Manchester United diperkirakan bakal mudah mengatasi Wigan meski mereka harus bermain tandang.

Tanpa Balotelli

Roberto Mancini

Roberto Mancini masih yakin Manchester City masih bisa meraih juara Liga Primer.

Meski pertandingan menghadapi Wigan ini penting bagi City, hampir pasti Roberto Mancini tak akan memainkan Mario Balotelli.

Ulah terakhir Balotelli yang mendapat kartu merah saat kalah dari Arsenal, membuat manajer Italia itu kehabisan kesabaran.

Sehingga, Mancini memastikan akan memarkir pemain Italia berdarah Ghana itu hingga akhir musim di bangku cadangan.

"Saya butuh 11 pemain yang siap di lapangan, dengan Balotelli kami berisiko tinggi," kata Mancini mengomentari ulah Balotelli.

Tanpa Balotelli yang sudah menyumbang 17 gol, Mancini nampaknya akan mengandalkan Sergio Aguero dan Edin Dzeko di lini depan.

Tak tertutup kemungkinan Mancini akan kembali menurunkan Carlos Tevez jika lini depan City buntu mencetak gol.

Sayangnya di lini tengah, Mancini kemungkinan besar akan kehilangan Yaya Toure yang cedera dan kemungkinan juga belum bisa menurunkan David Silva.

Komentari City

"Sejujurnya, mengakhiri kompetisi di posisi kedua bukanlah hal buruk. Sudah lama berlalu sejak City berhasil menempati posisi kedua."

Roy Hodgson

Sementara itu, manajer West Brom Roy Hodgson mengatakan perjalanan City sepanjang musim ini bisa dikatakan sukses besar meski akhirnya nanti tetap kalah dari Manchester United.

"City telah bekerja dengan baik. Nasib buruk untuk Roberto (Mancini), ada hal-hal buruk di sekitar dia sehingga dia tak bisa menjaga perburuan gelar ini hingga akhir," ujar mantan manajer Liverpool itu.

Hodgson menambahkan banyak orang yang kecewa dengan hasil buruk City belakangan ini karena banyak yang berharap penentuan juara liga akan ditentukan dalam laga derbi Manchester.

"Sekarang dengan enam laga tersisa agaknya sudah hampir pasti United akan kembali juara. Selamat bagi mereka," lanjut Hodgson.

Hodgson menilai kalah di saat-saat terakhir dalam perebutan gelar Liga Primer bukanlah sebuah kegagalan.

"Sejujurnya, mengakhiri kompetisi di posisi kedua bukanlah hal buruk. Sudah lama berlalu sejak City berhasil menempati posisi kedua," tambah dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.