BBC navigation

Mancini kemungkinan jual Mario Balotelli

Terbaru  9 April 2012 - 08:07 WIB
Mario Balotelli

Mario Balotelli menerima kartu merah setelah mengasari pemain Arsenal, Bacary Sagna.

Manajer Manchester City Roberto Mancini menyatakan keraguannya atas masa depan Mario Balotelli setelah pemain Italia itu menerima kartu merah saat City dikalahkan Arsenal 0-1, Minggu (8/4).

Balotelli dua kali melakukan pelanggaran keras terhadap Bacary Sagna dan ini adalah kartu merah keduanya dalam musim ini.

Ulah Balotelli ini sama sekali tidak membantu City yang kini tertinggal delapan angka dari Manchester United.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Balotelli akan dijual akhir musim ini, Mancini cuma menjawab singkat: "Mungkin."

"Saya menyukai dia (Balotelli) sebagai pria dan sebagai seorang pemain," tambah Mancini yang memboyong Balotelli dari Inter Milan dengan transfer £42 juta pada 2010.

"Dia bukan orang jahat dan dia pemain hebat. Tapi saya menyesal karena dia terus merusak bakat dan kualitasnya," ujar Mancini.

"Saya kehabisan kata-kata untuk sikapnya ini. Saya hanya berharap dia paham bahwa dia membayakan masa depannya. Saya berharap dia bisa mengubah sikapnya di masa depan," kata pelatih asal Italia itu.

Dengan sikap buruknya itu, Mancini menegaskan, Balotelli tak akan dimainkan di sisa enam laga musim ini.

"Saya harus memastikan saya memiliki 11 pemain di lapangan dan jika Mario ada di lapangan dia adalah sebuah risiko besar," tandas Mancini.

Seperti anak

"Saya kehabisan kata-kata untuk sikapnya ini. Saya hanya berharap dia paham bahwa dia membayakan masa depannya. Saya berharap dia bisa mengubah sikapnya di masa depan."

Roberto Mancini

Bagaimanapun Mancini masih berusaha memahami emosi Balotelli yang meledak-ledak karena usianya yang masih sangat belia.

"Dia masih muda dan dia bisa menjadi anak saya. Dan saat muda, kita semua banyak berbuat salah," kata Mancini.

"Dia membuat masalah besar namun dia juga kerap membuat gol penting bagi tim musim ini. Dia harus mengubah sikapnya jika ingin terus bermain sepakbola," papar mantan pemain Sampdoria itu.

"Saya beberapa kali melihat pemain seperti dia. Bertalenta besar namun karir mereka tamat dalam dua atau tiga tahun," kata eks pelatih Inter Milan ini.

Sementara itu, meski kini tertinggal delapan angka dari rivalnya Manchester United, Mancini belum mau mengibarkan bendera putih.

"Secara matematis peluang kami belum berakhir, namun memang peluang kami kini sangat sulit," jelasnya.

"Kami harus bertanding lagi dalam tiga hari dan kami harus menang. Jangan pernah menyerah dalam sepakbola," tegas Mancini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.