Ecclestone tidak meragukan balapan Formula 1 di Bahrain

Terbaru  29 Maret 2012 - 16:29 WIB
Bernie Ecclestone

Bernie Ecclestone juga menuding media yang memanas-manasi situasi di Bahrain.

Bos Formula 1, Bernie Ecclestone, menegaskan tidak ada keraguan atas penyelenggaran Grand Prix Bahrain tahun ini.

Tahun lalu balapan di negara itu dibatalkan karena unjuk rasa menentang pemerintah dan seruan dari kelompok-kelompok pegiat hak asasi manusia.

Ketika ditanya oleh BBC Sport mengenai kekhawatiran atas keamanan di Bahrain untuknya maupun timnya, Ecclestone menjawab, "Tidak ada. Bisnis seperti biasa."

"Saya tidak butuh keamanan pribadi namun saya yakin apa yang dibutuhkan akan diperhatikan."

Dia juga menuding pihak yang memanas-manasi situasi di Bahrain.

"Masalahnya adalah orang-orang seperti Anda yang membuat kekhawatiran itu, bukan tim dan juga bukan warga Bahrain," tuturnya.

"Serius, media seharusnya diam dan berurusan dengan fakta daripada membuat-buat berita."

Komentar Ecclestone ini muncul sehari setelah Presiden Federasi Otomobil Bahrain, Sheikh Abdullah bin Isa Al Khalifa, berpendapat keamanan tidak perlu ditingkatkan.

Pemenang GP Bahrain

  • 2011: Dibatalkan
  • 2010: Fernando Alonso
  • 2009: Jenson Button
  • 2008: Felipe Massa
  • 2007: Felipe Massa

Al Khalifa menegaskan bahwa dia sama sekali tidak khawatir atas keamanan dari orang-orang yang menghadiri balapan, sejalan dengan keingingan FIA agar balapan di Bahrain tetap berlangsung.

"Kami menyambut baik semangat rekonsiliasi yang diungkapkan oleh semua pihak dan kami menanti balapan F1 yang menarik di Sirkuit Internasional Bahrain," tulis pernyataan FIA.

Seruan pegiat HAM

Sementara itu BBC -yang mendapat hak untuk menyiarkan Grand Prix Bahrain- menegaskan bahwa jika FIA menetapkan balapan berlangsung maka peliputan akan berjalan seperti biasa sebagai bagian dari 'kewajiban dalam kontrak'.

"Kami akan menempatkan keamanan para staf dengan amat serius dan akan tetap melakukan komunikasi secara tetap dengan FIA serta mengamati situasinya."

Grand Prix Bahrain akan digelar pada tanggal 22 April, yang merupakan balapan keempat dalam musim ini.

Ada kekhawatiran jika balapan akan menjadi sasaran dari para pengunjuk rasa karena berkaitan dengan keluarga penguasa Bahrain.

Kelompok pegiat HAM sudah menyerukan agar balapan dihentikan karena catatan buruk HAM di Bahrain.

"Seharusnya dihentikan, setidaknya untuk menghormati para staf Formula 1," tutur Presiden Pusat Hak Asasi Manusia Bahrain, Nabeel Rajab, kepada BBC, Rabu (28/03).

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.