BBC navigation

Dari masa ke masa: Kekuatan Olimpiade

Terbaru  9 Maret 2012 - 19:16 WIB

Medali Olimpiade musim panas

1Amerika Serikat 929
2Jerman* 400
3Uni Soviet 395
4Inggris Raya 207
5Prancis 191
6Italia 190
7Negara lain 2191
Total 4503

Atlet Amerika Serikat LaShawn Merrit, Angelo Taylor, David Neville, dan Jeremy Wariner merayakan kemenangan di final 4x400 meter estafet di Olimpiade Beijing 2008.

Medali emas yang diraih Jerman Timur dan Barat

2008

Beijing, Cina XXIX Olimpiade

  1. 204 Negara lain
  2. 10,942 Atlit
  3. 4637 Nomor

2008 Olimpiade

Medali emas per negara

1Cina 51
2Amerika Serikat 36
3Rusia 23
4Inggris Raya 19
5Jerman 16
6Australia 14
7Negara lain 143
Total 302
  • Cina naik ke puncak, dengan jumlah medali secara keseluruhan lebih sedikit namun lebih banyak medali emas dibanding AS.
  • Sebanyak 37 sarana digunakan untuk pertandingan, termasuk 12 yang khusus dibangun untuk olimpiade.
  • Olimpiade ini disaksikan oleh khalayak terbesar dengan sekitar 3,6 juta penonton.
  • Michael Phelps memecahkan rekor untuk medali emas terbanyak dalam satu Olimpiade dan medali emas terbanyak untuk seorang atlet Olimpiade. Dia menang dalam delapan nomor renang.
  • Perenang Afrika Selatan, Natalie du Toit, yang kaki kirinya diamputasi karena kecelakaan, menjadi perenang pertama dengan kaki yang diamputasi yang lolos ke Olimpiade sejak Oliver Halassy tahun 1936.

Kiri He Kexin meraih medali emas senam di Olimpiade 2008.

Kanan Perenang AS, Michael Phelps, meraih medali emas dalam nomor 400 m gaya ganti perorangan putra.

2004

Athena, Yunani XXVIII Olimpiade

  1. 201 Negara lain
  2. 10,625 Atlit
  3. 4329 Nomor

2004 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 36
2Cina 32
3Rusia 28
4Australia 17
5Jepang 16
6Jerman 13
7Negara lain 160
Total 302
  • AS kembali menang namun Cina melewati Rusia. Australia juga melompat ke peringkat empat.
  • Cile dan Cina meraih medali emas pertama di cabang tenis.
  • Pertandingan panahan di Athena digelar di Stadiun Panathenaic yang merupakan tempat Olimpiade 1896.

Kiri Joanna Hayes dari AS melintas garis finish untuk meraih medali emas dalam nomor 100 m lari gawang.

Kanan Jun Zhang dari Cina mendominasi ganda campuran di badminton.

2000

Sydney, Australia XXVII Olimpiade

  1. 199 Negara lain
  2. 10,651 Atlit
  3. 4069 Nomor

2000 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 37
2Rusia 32
3Cina 28
4Australia 16
5Jerman 13
6Prancis 13
7Negara lain 160
Total 299
  • AS dan Rusia berada di puncak dan Cina di bawahnya.
  • Korea Utara dan Korea Selatan masuk ke stadion di bawah satu bendera.
  • Pedayung Inggris, Steve Redgrave, meraih medali emas Olimpiade untuk kelima kali berturut-turut.
  • Perenang dari Equatorial Gini, Eric 'si belut' Moussambani, menyelesaikan nomor 100 m gaya bebas dalam waktu 112,72 detik, atau tiga kali lebih lama dari pemenang.
  • Tes pertama untuk mendeteksi obat pendorong kekuatan EPO dilaksanakan.

Kiri Andrew Hoy dari Australia (medali perak), David O'Connor dari AS (medali emas) dan Mark Todd dari Selandia Baru (medali perunggu) berada di podium setelah pertandingan Lompat Perseorangan.

Kanan Tatyana Lebedeva meraih medali perak dalam lompat jangkit putri.

1996

Atlanta, Georgia XXVI Olimpiade

  1. 197 Negara lain
  2. 10,318 Atlit
  3. 3512 Nomor

1996 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 44
2Rusia 26
3Jerman 20
4Cina 16
5Prancis 15
6Italia 13
7Negara lain 137
Total 271
  • AS, Rusia, dan Jerman berada di tiga teratas dengan Cina terus meningkat.
  • Tragedi saat pembukaan dengan ledakan bom teroris di Taman Olimpiade Centennial yang menewaskan dua orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.
  • Seluruh Komite Olimpiade Nasional dari 197 negara ikut serta.
  • Volly pantai dan sepeda gunung menjadi cabang tambahan terbaru di Olimpiade.
  • Pelayar Australia, Hubert Raudaschl, menjadi atlet pertama yang bertanding dalam sembilan Olimpiade.

Kiri Perenang AS, Beth Botsford, merayakan medali emasnya dalam 100 m gaya punggung putri dengan rekannya, Whitney Hedgepeth.

Kanan Rusia meraih nomor senam beregu putra di Olimpiade Atlanta, Georgia.

1992

Barcelona, Spanyol XXV Olimpiade

  1. 169 Negara lain
  2. 9,356 Atlit
  3. 2704 Nomor

1992 Olimpiade

Medali emas per negara

1Tim Persatuan 45
2Amerika Serikat 37
3Jerman 33
4Cina 16
5Kuba 14
6Spanyol 13
7Negara lain 102
Total 260
  • Tim persatuan negara-negara bekas Uni Soviet meraih medali terbanyak, diikuti AS dan Jerman. Sebanyak 64 negara meraih setidaknya satu medali, yang merupakan jumlah negara peraih medali tertinggi.
  • Pecahnya Uni Soviet dan ambruknya Tembok Berln membuat Olimpiade 1992 bebas boikot.
  • Pebasket profesional juga diterima. Dream Team AS mendominasi dan meraih medali emas.
  • Dalam putaran terakhir 10.000 m final, Derart Tuli dari Ethiopia memimpin dan meraih juara. Di garis finish dia menunggu lawannya, Elana Meyer, warga kulit putih dari Afrika Selatan. Mereka berpegangan saat berlari untuk merayakan kemenangan yang melambangkan Afrika baru.
  • Badminton untuk pertama kali masuk Olimpiade. Indonesia meraih medali emas untuk tunggal putra dan putri lewat Alan Budi Kusumah dan Susi Susanti. Usai Olimpiade, keduanya menikah.

Kiri Alexandre Kourlovitch mengangkat 205 kg untuk meraih medali dalam kelas 110 kg ke atas.

Kanan Michael Jordan merayakan medali emas bersama Dream Team.

1988

Seoul, Korea Selatan XXIV Olimpiade

  1. 160 Negara lain
  2. 8,391 Atlit
  3. 2194 Nomor

1988 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 55
2Jerman Timur 37
3Amerika Serikat 36
4Korea Selatan 12
5Jerman Barat 11
6Hungaria 11
7Negara lain 79
Total 241
  • Uni Soviet dan Jerman Timur di podium.
  • Selain Korea Utara, Kuba, dan Ethiopia, tidak ada boikot yang meluas untuk pertama kalinya sejak tahun 1972.
  • Sepakbola masuk kembali ke Olimpiade setelah kompromi dari FIFA. Tenis juga masuk lagi.
  • Atlit Jerman Timur, Christa Rothenburger, menjadi yang pertama dan satu-satunya atlit yang meraih medali emas olimpiade musim panas dan dingin pada tahun yang sama, dengan meraih medali emas dalam balap sepeda dan ice skating.

Kiri Tim basket Uni Soviet merayakan kemenangan setelah meraih medali emas.

Kanan Andreas Wecker dari Jerman Timur tampil dalam palang sejajar di cabang senam.

1984

Los Angeles, Amerika Serikat XXIII Olimpiade

  1. 140 Negara lain
  2. 6,829 Atlit
  3. 1566 Nomor

1984 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 83
2Rumania 20
3Jerman Barat 17
4Cina 15
5Italia 14
6Kanada 10
7Negara lain 67
Total 226
  • Cina mencatat keikutsertaannya kembali di Olimpiade secara mengesankan dengan posisi empat. AS menang dengan mudah, namun Rumania secara mengejutkan di posisi dua.
  • Uni Soviet dan 14 negara lain membalas aksi boikot. Libia dan Iran juga tidak ikut.
  • Maraton putri yang pertama digelar. Nomor ini sebelumnya dilarang karena dokter berpendapat lari akan membuat 'perempuan lebih cepat tua'.
  • Senam irama dan renang irama mulai dipertandingkan.
  • Olimpiade pertama yang didanai secara pribadi dan berhasil dari sisi komersial karena kontrak untuk penyiaran dan sponsor.

Kiri Pemenang renang irama, Tracy Ruiz, saat upacara penutupan bersama dengan pelatihnya, Charlotte Davis.

Kanan Aurora Dan dari Rumania dan Christiane Weber dari Jerman Barat dalam pertandingan anggar nomor tim putri.

1980

Moskow, Uni Soviet XXII Olimpiade

  1. 80 Negara lain
  2. 5,179 Atlit
  3. 1115 Nomor

1980 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 80
2Jerman Timur 47
3Bulgaria 8
4Kuba 8
5Italia 8
6Hungaria 7
7Negara lain 46
Total 204
  • Uni Soviet dan Jerman Timur mendominasi sementara Kuba dan Bulgaria masing-masing meraih delapan medali emas.
  • Pertama kalinya Olimpiade digelar di negara komunis dan diboikot oleh AS, Jerman Barat, Jepang, dan 62 negara lainnya.
  • Zimbabwe meraih medali emas untuk hockey putri dan setiap pemain mendapat lembu ketika pulang ke negaranya.

Kiri Teofilo Stevenson di atas podium setelah meraih juara tinju kelas berat.

Kanan Marita Koch dari Jerman Timur dalam nomor 4x400 m estafet putri.

1976

Montreal, Kanada XXI Olimpiade

  1. 92 Negara lain
  2. 6,084 Atlit
  3. 1260 Nomor

1976 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 49
2Jerman Timur 40
3Amerika Serikat 34
4Jerman Barat 10
5Jepang 9
6Polandia 7
7Negara lain 49
Total 198
  • Uni Soviet kembali menjadi nomor satu sementara AS dikalahkan Jerman Timur yang berada di posisi dua.
  • Negara-negara Afrika memboikot Olimpiade sebagai reaksi atas keikutsertaan Selandia Baru setelah tim rugby mereka bertanding di negara aparteid, Afrika Selatan.
  • Bermuda menjadi negara dengan penduduk paling sedikit yang meraih medali.
  • Tuan rumah Montreal menghabiskan dana US$1,5 miliar untuk Olimpiade,yang baru tuntas dibayar pada tahun 2006.
  • Pesenam Rumania yang berusia 14 tahun, Nadia Comaneci, menjadi atlet pertama yang meraih angka sempurna 10. Dia mendapatkannya tujuh kali, dalam nomor individu maupun tim, untuk membantu negaranya meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu di cabang senam.

Kiri John Walker dari Selandia Baru dan Frank Clement dari Inggris Raya dalam babak penyisihan 800 m pria.

Kanan Juara Olimpiade senam asal Rumania, Nadia Comaneci, merayakan kemenangan di nomor palang bertingkat.

1972

Munich, Jerman XX Olimpiade

  1. 121 Negara lain
  2. 7,134 Atlit
  3. 1059 Nomor

1972 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 50
2Amerika Serikat 33
3Jerman Timur 20
4Jerman Barat 13
5Jepang 13
6Australia 8
7Negara lain 58
Total 195
  • Uni Soviet mengumpulkan medali terbanyak disusul AS, sementara Jerman Timur mengalahkan tetangganya Jerman Barat di medali perunggu. Atlet Uni Soviet mendominasi perolehan medali emas.
  • Olimpiade dinodai dengan pembunuhan 11 atlet Israel dalam serangan teroris yang disebut September Hitam.
  • Republik Rhodesia, negara Afrika yang belum diakui, dilarang ikut sesuai permintaan negara-negara Afrika.
  • Sumpah pejabat olahraga diberlakukan, panahan masuk kembali.
  • Penunggang kuda Inggris, Lorna Johnstone yang berusia 70 tahun lima hari menjadi atlet putri tertua di Olimpiade.

Kiri Pelari melompat dari pijakan saat start final 200 m putra di stadion Olimpiade Munich.

Kanan Perenang Amerika Serikat, Mark Spitz, dengan lima dari tujuh medali emas yang diraihnya di Olimpiade Munich.

1968

Meksiko City, Meksiko XIX Olimpiade

  1. 112 Negara lain
  2. 5,516 Atlit
  3. 781 Nomor

1968 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 45
2Uni Soviet 29
3Jepang 11
4Hungaria 10
5Jerman Timur 9
6Prancis 7
7Negara lain 63
Total 174
  • Tiga terbesar masih tetap sama seperti pada tahun 1964 dengan AS tetap mendominasi di atas Uni Soviet dan Jepang.
  • Olimpiade digelar pada ketinggian paling tinggi dengan 2.239 m di atas permukaan laut.
  • Olimpiade dibayang-bayangi pembunuhan ratusan pelajar yang melakukan unjuk rasa antipemerintah di Plaza of Three Cultures hanya 10 hari sebelum Olimpiade berlangsung.
  • Sebagai lambang gerakan politik, yang tidak diduga dan belum pernah terjadi, atlet kulit hitam AS, Tommie Smith dan John Carlos, memberi penghormatan kepada gerakan kulit hitam Black Power dan menerima medali tanpa sepatu. Mereka ingin meningkatkan kesadaran akan kemiskinan di kalangan warga kulit hitam dan rasisme.
  • Undang-undang Olimpiade untuk menentang obat terlarang diberlakukan. Atlet penthatlon Swedia, Hans Grunner Lijenwali, didiskualifikasi karena positif minum alkohol secara berlebihan.

Kiri Atlit kulit hitam AS, Tommie Smith dan John Carlos memberi hormat ala Black Power.

Kanan Vera Caslavska dari Cekoslawakia dalam nomor palang berkuda.

1964

Tokyo, Jepang XVIII Olimpiade

  1. 93 Negara lain
  2. 5,151 Atlit
  3. 678 Nomor

1964 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 36
2Uni Soviet 30
3Jepang 16
4Jerman 10
5Italia 10
6Hungaria 10
7Negara lain 51
Total 163
  • AS kembali meraih posisi puncak mendorong Uni Soviet ke tempat kedua dan Jepang ketiga.
  • Afrika Selatan dilarang untuk ikut serta karena rezim aparteid yang menindas. Aljazair, Kamerun, dan Pantai Gading untuk pertama kali ikut Olimpiade.
  • Tahun 1964 Jepang menghabiskan sekitar US$3 miliar dalam membangun kembali Tokyo untuk Olimpiade dan menghidupkan kembali kota yang dihantam gempa bumi maupun serangan bom Perang Dunia II
  • Pesenam Uni Soviet, Larissa Latynina meraih enam medali emas dalam tiga olimpiade berturut-turut. Dia tetap merupakan atlit dengan medali emas olimpiade terbanyak, 18 medali emas.

Kiri Wyomia Tyrus dari AS diapit oleh juara kedua dalam nomor 100 m

Kanan Petinju AS, Joe Frazier, menjatuhkan lawannya dari Jerman, Hans Huber, dalam final tinju kelas super berat.

1960

Roma, Italia XVII Olimpiade

  1. 83 Negara lain
  2. 5,338 Atlit
  3. 611 Nomor

1960 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 43
2Amerika Serikat 34
3Italia 13
4Jerman 12
5Australia 8
6Turki 7
7Negara lain 35
Total 152
  • Cina masih memboikot (baru berakhir tahun 1984) sementara Uni Soviet kembali mengalahkan AS dalam perolehan medali emas, dengan Italia secara mengejutkan di tempat ketiga.
  • Lagu Olimpiade diperdengarkan secara resmi. Jutaan orang menonton Olimpiade lewat TV di seluruh dunia.
  • Petinju berusia 18 tahun, Cassius Clay yang belakangan berganti nama menjadi Muhammad Ali, meraih juara kelas berat ringan.
  • Pelari maraton Abebe Bikila menjadi atlet kulit hitam Afrika yang meraih medali emas. Dia menang tanpa mengenakan alas kaki.

Kiri Balap sepeda di Olimpiade Roma 1960.

Kanan Muhammad Ali meraih medali emas di kelas berat ringan.

1956

Melbourne, Australia XVI Olimpiade

  1. 72 Negara lain
  2. 3,314 Atlit
  3. 376 Nomor

1956 Olimpiade

Medali emas per negara

1Uni Soviet 37
2Amerika Serikat 32
3Australia 13
4Hungaria 9
5Italia 8
6Swedia 8
7Negara lain 46
Total 153
  • Kemenangan pertama bagi Uni Soviet di atas AS dan pencapaian mengesankan dari Australia.
  • Olimpiade diboikot oleh Belanda, Spanyol dan Swiss sebagai protes atas invasi Uni Soviet ke Hungaria. Negara lain yang tidak ikut termasuk Cina, Irak, Mesir, dan Libanon.
  • Beberapa nomor menunggang kuda berlangsung di Swedia berhubung Dinas Kesehatan Australia tidak mengizinkan kuda masuk ke negara itu karena tidak ingin melanggar undang-undang karantina hewan.

Kiri Vladimor Kuts dari Uni Soviet (kiri) memimpin lari 10.000 m

Kanan Harold Connoly dari AS memperlihatkan medali emas yang diraihnya di nomor lempar martil.

1952

Helsinki, Finlandia XV Olimpiade

  1. 69 Negara lain
  2. 4,955 Atlit
  3. 519 Nomor

1952 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 40
2Uni Soviet 22
3Hungaria 16
4Swedia 12
5Italia 8
6Cekoslawakia 7
7Negara lain 44
Total 149
  • AS menang di atas Uni Soviet sementara Hungaria di tempat ketiga.
  • Suasana perang dingin mendominasi Olimpiade dengan Uni Soviet dan Cina pertama kali bersaing dengan bangsa-bangsa Barat.
  • Pembatasan yang lunak untuk atlet perempuan memungkinkan pesenam Uni Soviet, Maria Gorokhovskaya, mencatat rekor untuk medali terbanyak yang diraih oleh atlet perempuan dalam satu Olimpiade. Dia meraih dua medali emas dan lima perak.

Kiri Atlet AS peraih medali dekatlon, Milton Campbell (perak), Bob Mathias (emas), dan Floyd Simmons (perunggu).

Kanan Emil Zatopek (1922-2000) dari Cekoslawakia meraih medali emas setelah menang dalam 10.000 m Olimpiade 1952.

1948

London, Inggris XIV Olimpiade

  1. 59 Negara lain
  2. 4,104 Atlit
  3. 390 Nomor

1948 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 38
2Swedia 16
3Prancis 10
4Hungaria 10
5Italia 8
6Finlandia 8
7Negara lain 48
Total 138
  • Setelah terhenti selama 12 tahun karena Perang Dunia II, Olimpiade digelar kembali namun Jerman dan Jepang tidak dundang sementara Uni Soviet tidak ikut. AS meraih posisi puncak dalam perolehan medali.
  • Pembelotan politik pertama: Marie Provaznikova, yang menjabat Presiden Federasi Senam Internasional, menolak untuk pulang dengan alasannya 'kurangnya kebebasan' setelah negaranya masuk ke dalam Blok Uni Soviet.
  • Pelari Belanda, Fanny Blankers-Koen, menjadi bintang Olimpiade karena ibu tiga anak yang berusia 30 tahun ini meraih empat medali emas di atletik. Dia mendapat julukan 'Ibu Rumah Tangga yang Terbang.'

Kiri Atlet dekatlon Robert Mathias melempar cakram di Stadion Wembley.

Kanan Pemain sepak bola mendengarkan lagu kebangsaan Swedia dalam upacara untuk pemenang Olimpiade 1948.

1936

Berlin, Jerman XI Olimpiade

  1. 49 Negara lain
  2. 3,963 Atlit
  3. 331 Nomor

1936 Olimpiade

Medali emas per negara

1Jerman 33
2Amerika Serikat 24
3Hungaria 10
4Italia 8
5Finlandia 7
6Prancis 7
7Negara lain 41
Total 130
  • AS kalah dari Jerman dalam peringkat akhir, sementara Hungaria di tempat ketiga.
  • Spanyol tidak ikut karena perang saudara? AS juga sempat mempertimbangkan untuk boikot karena anti-Semitisme di Jerman.
  • Nazi Jerman berada di puncaknya, dengan gagasan ras Aria, namun atlet kulit hitam AS, Jesse Owens meraih empat medali emas di depan mata Hitler.
  • Olimpiade Berlin merupakan yang pertama disiarkan TV dan empat juta tiket terjual.
  • Obor Olimpiade dibawa untuk pertama kali.

Kiri Tim pentatlon Olimpiade Jerman 1936 di Budapest.

Kanan Juara dari AS 'Jesse' (James Cleveland) Owens di Olmpiade Berlin.

1932

Los Angeles, AS X Olimpiade

  1. 37 Negara lain
  2. 1,332 Atlit
  3. 126 Nomor

1932 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 41
2Italia 12
3Prancis 10
4Swedia 9
5Jepang 7
6Hungaria 6
7Negara lain 31
Total 116
  • AS menang dengan mudah sementara Italia di podium untuk pertama kali.
  • Depresi Besar dalam bidang ekonomi memukul anggaran Olimpiade, dan hanya setengah dari atlet pada tahun 1928 yang berpartisipasi.
  • Masa pertandingan dikurangi menjadi hanya 16 hari. Tidak ada atlet profesional yang ikut dan sepak bola tidak dipertandingkan.
  • Pemerintah Brazil tidak mampu mengirim 69 atlet ke Los Angeles dan menggunakan kapal yang membawa kopi yang bisa dijual di Amerika.
  • Olimpiade pertama yang membawa keuntungan, yang tidak terjadi lagi sampai Los Angeles kembali menjadi tuan rumah pada tahun 1984.

Kiri Jean Shiley dari AS saat memecahkan rekor dalam lompat tinggi.

Kanan Thomas Hampson dari Inggris menerobos pita di depan Alexander Wilson dari Kanada untuk meraih medali emas dan mencatat rekor baru di nomor 800 m.

1928

Amsterdam, Belanda IX Olimpiade

  1. 46 Negara lain
  2. 2,883 Atlit
  3. 277 Nomor

1928 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 22
2Jerman 10
3Finlandia 8
4Swedia 7
5Italia 7
6Swiss 7
7Negara lain 49
Total 110
  • AS menang lagi namun Jerman kembali berada di posisi dua.
  • Obor Olimpiade untuk pertama kali diberlakukan, sementara jumlah atlet perempuan bertambah dua kali lipat.
  • Atlet Asia meraih medali pertama.
  • Pesenam Italia, Luigina Giavotti menjadi peraih medali termuda pada usia 11 tahun 302 hari dengan medali perak.

Kiri Para atlet saat start 800 m putri dalam Olimpiade 1928.

Kanan Isao Fujiki dan Takeshi Kuyama dari Jepang berlatih untuk Olimpiade 1928.

1924

Paris, Prancis VIII Olimpiade

  1. 44 Negara lain
  2. 3,089 Atlit
  3. 135 Nomor

1924 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 45
2Finlandia 14
3Prancis 13
4Inggris Raya 9
5Italia 8
6Swiss 7
7Negara lain 30
Total 126
  • AS tetap mendominasi namun Finlandia, Inggris, dan Prancis memperlihatkan kemajuan.
  • Awalnya direncanakan berlangsung di Amsterdam, namun pindah ke Paris karena Baron de Coubertin ingin melihat di kampung halamannya satu kali lagi sebelum pensiun.
  • Olimpiade menjadi peristiwa global dengan sekitar 1.000 wartawan yang meliput. Perkampungan Olimpiade pertama dibangun.
  • Jerman tetap tidak ikut, namun Latvia, Polandia, Uruguai dan Irlandia masuk dalam panggung Olimpiade.

Kiri Atlet AS, Harold Osborn (1989-1975) meraih medali emas dalam lompat tinggi di Olimpiade Paris.

Kanan Lt Eyres, kapten dari Tim Devonport, menguasai bola dalam pertandingan melawan tim rugby AS.

1920

Antwerp, Belgia VII Olimpiade

  1. 29 Negara lain
  2. 2,626 Atlit
  3. 65 Nomor

1920 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 41
2Swedia 19
3Inggris Raya 15
4Finlandia 15
5Belgia 14
6Norwegia 13
7Negara lain 39
Total 156
  • Olimpiade kembali digelar setelah terhenti selama delapan tahun karena Perang Dunia I.
  • AS mendominasi perolehan medali namun Swedia, Inggris, dan Finlandia juga berhasil.
  • Bendera Olimpiade dengan lima lingkaran resmi diluncurkan bersama dengan Sumpah Olimpiade.
  • Jerman, Austria, Bulgaria, Hungaria, dan Turki tidak diundang karena posisi politik mereka pada PD I.
  • Petinju AS, Eddie Eagan, merupakan satu-satunya atlet yang meraih medali emas di Olimpiade musim panas dan musim dingin. Dia juga meraih medali emas pada tahun 1932.

Kiri Inggris mengalahkan Italia di Olimpiade Antwerp.

Kanan Suzanne Lenglen dari Prancis dalam pertandingan tenis Olimpiade 1920.

1912

Stockholm, Swedia V Olimpiade

  1. 28 Negara lain
  2. 2,407 Atlit
  3. 48 Nomor

1912 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 25
2Swedia 24
3Inggris Raya 10
4Finlandia 9
5Prancis 7
6Jerman 5
7Negara lain 23
Total 103
  • AS menang lagi namun hanya selisih satu medali emas dengan Swedia yang mengumpulkan lebih banyak medali secara keseluruhan.
  • Untuk pertama kali para atlet dari lima benua berpartisipasi di Olimpiade.
  • Perhitungan waktu otomatis digunakan.
  • Pertandingan gulat antara Martin Klein dari Estonia dan Alfred Asikainen dari Finlandia berlangsung selama 11 jam 40 menit. Klein menang.

Kiri Pesenam Swedia memasuki stadion di Stockholm.

Kanan Tim 4x100 m gaya bebas estafet.

1908

London, Inggris IV Olimpiade

  1. 22 Negara lain
  2. 2,008 Atlit
  3. 37 Nomor

1908 Olimpiade

Medali emas per negara

1Inggris Raya 56
2Amerika Serikat 23
3Swedia 8
4Prancis 5
5Jerman 3
6Hungaria 3
7Negara lain 12
Total 110
  • Olimpiade mendapat pengakuan internasional. Sebagai tuan rumah, Inggris meraih medali terbanyak.
  • Olimpiade London ini dipersiapkan dengan terburu-buru dan Italia mengundurkan diri karena letusan Gunung Vesuvius.
  • Bendera nasional dikibarkan.
  • Kutipan dari Pierre de Coubertin dijadikan moto gerakan oOimpiade: "Hal yang penting dalam hidup bukan kemenangan, tapi perjuangan: yang utama bukan menang tapi berjuang dengan baik."
  • Australia dan Selandia Baru ikut serta sebagai Australasia.

Kiri Wyndham Halswelle melintasi garis finish pertama di babak penyisihan 400 m.

Kanan Atlet perempuan di nomor panahan putaran.

1904

St. Louis, AS III Olimpiade

  1. 12 Negara lain
  2. 651 Atlit
  3. 6 Nomor

1904 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 78
2Jerman 4
3Kuba 4
4Kanada 4
5Hungaria 2
6Inggris Raya 1
7Negara lain 3
Total 96
  • AS mendominasi dan hanya 42 cabang (kurang dari setengah) yang juga diikuti atlet yang bukan dari Amerika Serikat.
  • Medali emas, perak, dan perunggu diberlakukan.
  • Pesenam AS, George Eyser, meraih enam medali emas walau bertanding dengan kaki palsu dari kayu.
  • Fred Lorz mencoba menipu di nomor maraton dengan mengenderai mobil. Dia didiskualifikasi.

Kiri Para atlet bersiap untuk nomor 400 m.

Kanan Start untuk maraton Olimpiade di Francis Field, di Universitas Washington, St. Louis.

1900

Paris, Prancis II Olimpiade

  1. 24 Negara lain
  2. 997 Atlit
  3. 22 Nomor

1900 Olimpiade

Medali emas per negara

1Prancis 26
2Amerika Serikat 19
3Inggris Raya 15
4Tim campuran 6
5Swiss 6
6Belgia 5
7Negara lain 13
Total 90
  • Dengan tim terbesar pada Olimpiade 1900, Prancis juga meraih medali terbanyak.
  • Karena kurangnya atlet, beberapa nomor diikuti oleh atlet campuran putra dan putri maupun campuran negara.
  • Peman rugby Prancis kelahiran Haiti, Constantin Henriquez de Zubiera menjadi atlet kulit hitam pertama yang ikut Olimpiade.

Kiri Pertandingan tarik tambang dimenangkan oleh tim gabungan Swedia/Denmark.

Kanan Lomba layar di de Meulan.

1896

Athena, Yunani I Olimpiade

  1. 14 Negara lain
  2. 241 Atlit
  3. 43 Nomor

1896 Olimpiade

Medali emas per negara

1Amerika Serikat 11
2Yunani 10
3Jerman 6
4Prancis 5
5Inggris Raya 2
6Hungaria 2
7Negara lain 7
Total 43
  • Sejarahwan Prancis, Pierre de Coubertin menghidupkan kembali Olimpiade yang diinspirasi oleh Olimpiade kuno dan Olimpiade Wenlock di Inggris yang digelar William Penny Brookes.
  • Sebagian besar atlet berasal dari Yunani, Jerman, Prancis, dan Inggris Raya. Negara-negara tersebut menguasai perolehan medali.
  • Perempuan tidak boleh berpartisipasi. Penyelenggara menyebut kesertaan mereka 'tidak praktis, tidak menarik, dan tidak tepat.'
  • 80.000 penonton hadir, termasuk Raja George I dari Yunani.

Kiri Tiga atlet latihan untuk maraton di Olimpiade Athena.

Kanan Gembala asal Yunani, Spyridon Louis (1873-1940) yang menang dalam 40 km maraton didampingi Raja George I pada putaran terakhir di Olimpiade Athena.

Foto: Getty Images, AP, Reuters

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.