Bos F1 yakin GP Bahrain tetap berlangsung

Terbaru  17 Februari 2012 - 09:48 WIB
sakhir

Tahun 2011, GP Bahrain di Sirkuit Sakhir dibatalkan karena kekerasan di Timur Tengah.

Bos Formula 1 Bernie Ecclestone meyakini Grand Prix Bahrain bisa tetap berlangsung 22 April sesuai rencana meski kekerasan kembali pecah di Teluk.

Kekerasan kembali terjadi di Bahrain saat perayaan ''Hari Kemarahan'' yang berlangsung 14 Februari silam.

''Saya tidak merasa ada hal yang serius. Tidak ada perubahan dalam posisi kami,'' kata Ecclestone kepada Guardian.

Dia menambahkan: ''Jika warga di Bahrain (pemerintah) mengatakan, 'Lihat Bernie, tidak akan bagus buat kamu datang ke sini,' maka saya akan berfikir lagi. Itu yang mereka katakan tahun lalu.''

Dalam perayaan ''Hari Kemarahan'' aksi demo berlangsung di ibukota Manama, dengan pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan melempar granat ke kerumunan masa pendukung demokrasi.

Maryam al-Khawaja, kepala hubungan internasional oposisi meyakini hal tersebut menunjukkan tidak ada perubahan di negara tersebut.

"Pemerintah menjanjikan perubahan tahun lalu, tetapi tidak ada perubahan yang terjadi karena tidak ada insentif untuk melakukan itu. Dan penyiksaan masih terjadi.''

Dia menambahkan: ''Saya mendengar laporan adanya pendemo yang dilempar dari atap dan yang lainnya mengalami patah kaki. Oleh karena itu F1 harus membuat pendirian dan membatalkan balapan''.

Dukungan lanjutan

Sementara sekelompok anggota parlemen mendukung GP F1 tetap dilakukan meski ada ancaman untuk membatalkannya karena itu justru akan menghentikan ''kemungkinan reformasi di negara''.

Dalam sebuah surat ke Times, Kelompok Persatuan Partai Parlemen Bahrain Inggris mengatakan: "Tentunya dengan kehadiran ribuan pengunjung Barat dan peliputan wartawan selama balapan berlangsung bisa dijadikan sebagai tindakan tambahan untuk otoritas Bahrain untuk menunjukan kepada komunitas internasional atas kemurnian dalam reformasi dan dukungan bagi Bahrain tepat sasaran.''

Sebelumnya sebuah surat juga disampaikan Pusat Bahrain untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok oposisi, yang meminta semua tim F1 memboikot balapan.

Grand Prix Bahrain - yang pada tahun 2011 dibatalkan - pada tahun ini masuk dalam agenda balapan ke empat musim ini.

Pengelola balapan kini dilaporkan juga bersiap untuk merilis sebuah acara menjelang balapan di Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, pada tanggal 18-19 Februari.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.