Wasit terbaik Cina tersangkut kasus suap

Terbaru  16 Februari 2012 - 16:38 WIB
liu_jun

Liu Jun terbukti menerima suap sebesar Rp1,45 miliar lebih untuk mengatur hasil pertandingan.

Wasit Sepakbola Cina yang kedapatan menerima suap dan mengatur enam pertandingan di liga lokal divonis hukuman penjara selama lima setengah tahun.

Liu Jun adalah wasit sepakbola yang cukup dikenal di Cina dan pernah bertugas pada ajang Piala Dunia tahun 2002 lalu.

Pengadilan menghukum Liu Jun karena dia bersama delapan orang lainnya terlibat dalam korupsi yang terjadi lingkungan sepakbola negara itu.

Namanya tersangkut setelah penyelidikan menyeluruh yang digelar sejak tahun 2009 oleh penegak hukum negara itu untuk membersihkan liga lokal dari aksi penyuapan.

Dalam persidangan wasit yang pernah mendapat predikat wasit terbaik Asia dari AFC ini mengaku telah menerima suap sebesar US$128.000 atau Rp1,45 miliar lebih.

Uang itu menurut pengakuannya untuk mengatur hasil pada tujuh pertandingan Liga Cina yang berlangsung pada tahun 2003.

Datangkan Anelka

Kasus penyuapan ini selain melibatkan Liu Jun juga melibatkan empat klub lokal termasuk Shanghai Shenhua, klub Cina yang baru saja mendatangkan pemain asal Perancis, Nicolas Anelka.

Dalam persidangan yang berlangsung di kota Dandong, terungkap bahwa Shanghai Shenhua dalam kasus ini mengeluarkan dana hampir US$1 juta atau sekitar Rp8,9 miliar rupiah lebih untuk menyuap perangakat pertandingan dan wasit termasuk untuk Liu Jun.

Cerita tentang pemberian hadiah penalti, pengaturan pertandingan persahabatan internasional dan perjudian kerap terdengar di Liga Cina.

Namun pasca digelarnya operasi pemberantasan suap di negara itu, puluhan orang telah ditangkap mulai dari wasit, pelatih, pengurus dan pemain.

Kasus penyuapan telah merusak dunia sepakbola Cina dan para suporter kemudian lebih memilih untuk menyaksikan pertandingan sepakbola di Liga Eropa.

Musim lalu sejumlah upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan iklim industri sepakbola di Cina lewat sejumlah investasi baru. Belakangan mereka mencoba dengan mendatangkan pemain bintang seperti Nicolas Anelka untuk mengangkat citra sepakbola negara itu.

Penantian terhadap penuntasan kasus suap di dunia sepakbola Cina terus ditunggu karena menurut kantor berita Xinhua dua orang pengurus Federasi Sepakbola Cina yang disebut-sebut sebagai pemain 'kakap' dalam kasus suap ini masih belum juga disidangkan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.