
Victoria Azarenka menggantikan Caroline Wozniacki sebagai pemain nomor satu dunia.
Victoria Azarenka mengalahkan Maria Sharapova dalam final putri Australia Terbuka dan mencatatkan diri sebagai pemain baru nomor satu dunia.
Kemenangan hari ini (28/1) merupakan gelar Grand Slam pertama bagi petenis Belarus itu. Azarenka bermain sangat gemilang dengan dua set langsung 6-3 6-0.
Pemain berusia 22 tahun ini mengakhiri pertandingan dalam waktu satu jam dan 22 menit di Rod Laver Arena.
"Saya tidak sabar menunggu untuk kembali lagi tahun depan. Saya menghabiskan bulan yang indah di Australia. Inilah mimpi yang menjadi kenyataan," kata Azarenka.
Sharapova yang pernah mengejutkan dunia dengan mencapai final Wimbledon pada usia 17 tahun, tidak mampu melayani permainan cepat dan gesit lawannya.
Dia sedikitnya membuat 30 kesalahan dalam pertandingan final putri melawan Azarenka.
"Seperti halnya di semua cabang olahraga, ada hari-hari baik, hari-hari sulit dan hari-hari ketika semuanya tidak sesuai harapan," tutur Sharapova.
Sebelumnya Sharapova, 24, menyakatan sangat terfokus untuk meraih gelar Australia Terbuka untuk kedua kalinya sejak 2008.
Namun sejak menjuarai Australia Terbuka tiga tahun lalu dia belum pernah menjuarai turnamen besar. Prestasinya sempat tertahan setelah dia menjalani operasi bahu dan berisitirahat selama sembilan bulan.
Bagi Azarenka, kemenangan di Australia Terbuka membawanya ke posisi nomor satu dunia dari peringkat ketiga dan menggantikan dominasi Caroline Wozniacki.









