
Alex Ferguson dan Kenny Dalglish
Manajer Manchester United, Alex Ferguson, mengharapkan para pemainnya bertanggung jawab dalam pertandingan babak keempat Piala FA melawan tuan rumah Liverpool di Anfield.
"Ada tanggung jawab dari para pemain untuk berperilaku baik dan juga dari kedua pendukung."
"Kita mau memastikan bahwa kita berbicara tentang pertandingan, tidak ada yang lain," tegasnya.
Bagaimanapun Ferguson tidak bersedia memberi komentar tentang kemungkinan menurunkan Patrice Evra untuk menghadapi Liverpool.
Pertandingan yang akan berlangsung Sabtu 28 Februari tersebut merupakan petandingan yang pertama antar kedua klub sejak penyerang Liverpool, Luis Suarez, dijatuhi larangan delapan pertandingan karena komentar rasisnya terhadap Evra.
Suarez dinyatakan bersalah karena mengeluarkan ucapan rasis atas Evra dalam pertandingan Oktober tahun lalu yang berakhir dengan hasil seri 1-1.
Bukan kebencian
Pertemuan di FA
Liverpool dan Manchester United sudah 10 kali bertemu di Piala FA dan United menang tujuh kali, termasuk di final 1977 dan 1996.
Awal pekan ini, Ferguson menulis pesan kepada para pendukung United yang memiliki tiket untuk pertandingan agar bekerja sama dengan sesama pendukung, polisi, dan pengawas pertandingan.
Namun Ferguson tetap meminta para pendukung untuk bersuara keras, jenaka, dan positif.
Sementara itu Direktur Pelaksana Liverpool, Ian Ayre, mengharapkan yang berlangsung adalah 'persaingan' dengan Manchester United dan bukan 'kebencian'.
"Kita tidak harus mencegah para pendukung untuk memekik dan bernyanyi ke arah satu sama lain namun sebagai persaingan dan bukan kebencian," tuturnya.
Ayre juga berharap agar pertandingan Sabtu bisa menjadikan sebuah kenangan dengan suasana yang hidup.
Ada kekhawatiran persaingan antara pendukung kedua klub lebih memburuk setelah larangan tanding atas Suarez.
Penyerang asal Uruguai sudah bisa turun menghadapi Manchester United di Old Trafford dalam pertandingan Liga Primer pada 11 Februari.










