BBC navigation

QPR pecat manajer Neil Warnock

Terbaru  9 Januari 2012 - 12:36 WIB
Neil Warnock

Neil Warnock sudah berhasil membawa QPR promosi ke Liga Primer setelah 15 tahun.

Queens Park Rangers akhirnya memecat manajernya, Neil Warnock setelah serangkaian hasil buruk yang menyebabkan klub itu terdampar di zona relegasi Liga Primer.

Klub berjuluk The Hoops itu hanya menang satu kali dan 12 pertandingan terakhir saat mengalahkan Stoke 3-2 pada 19 November tahun lalu. Akibat hasil buruk itu, Rangers harus puas berada di peringkat 17 klasemen sementara.

Dalam pertandingan terakhir, Rangers nyaris dipermalukan klub Divisi Satu MK Dons dalam pertandingan Piala FA. QPR selamat dari kekalahan karena gol Heidar Helgusson di menit terakhir pertandingan.

Hasil imbang ini membuat pertarungan harus diulang dan pemenangnya akan menghadapi Chelsea di putaran keempat Piala FA.

"Keputusan ini dibuat untuk kepentingan klub dan saya pastikan bahwa ini bukanlah keputusan yang mudah. Namun, hasil buruk belakangan ini membuat manajemen merasa kini saatnya perubahan," kata pemilik QPR, Tony Fernandes.

"Neil sudah bertugas penuh kejujuran, profesionalisme dan integritas untuk klub ini, dan saya secara pribadi berterima kasih untuk kontribusi Neil selama 22 bulan terakhir," lanjut Fernandes.

Dikabarkan mantan manajer Wales dan Fulham, Mark Hughes serta eks manajer West Ham Gianfranco Zola tertarik untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Warnock.

1.000 pertandingan

"Saya sangat kecewa, namun saya telah menorehkan prestasi sehingga bisa meninggalkan klub dengan bangga. Saya menikmati waktu saya di klub ini dan fans QPR sangat luar biasa memperlakukan saya."

Neil Warnock

Sebagai seorang manajer, Neil Warnock bisa dikatakan sebagai seorang manajer kawakan di Inggris. Dia termasuk satu dari 19 manajer yang sudah menjalani 1.000 pertandingan.

Dia memulai karir manajerialnya di klub non liga Gainsborough Trinity sebelum memimpin Scarborough ke liga profesional dan memperoleh promosi bersama Notts County.

Warnock kemudian menangani Huddersfield dan Plymouth sebelum memimpin Oldham dan Bury untuk waktu yang singkat.

Selanjutnya dia menjadi manajer klub kota asalnya Sheffield United pada Desember 1999 dan membawa klub itu ke semi final FA dan Piala Liga sekaligus membawa klub itu promosi ke Liga Primer pada 2006.

Musim lalu, Warnock kembali menorehkan prestasi membawa QPR kembali ke level teratas sepakbola Inggris setelah 15 tahun absen.

Namun, di tengah keberhasilannya justru muncul kabar Warnock akan diganti, dan beberapa nama disebutkan akan menggeser kursinya misalnya Claudio Ranieri dan Marcelo Lippi.

Dan kini saat benar-benar kehilangan pekerjaannya, Neil Warnock mengaku sangat kecewa dengan keputusan manajemen klub.

"Saya sangat kecewa, namun saya telah menorehkan prestasi sehingga bisa meninggalkan klub dengan bangga. Saya menikmati waktu saya di klub ini dan fans QPR sangat luar biasa memperlakukan saya," ujarnya.

"Saya sudah berkecimpung di sepakbola cukup lama dan sekarang saatnya saya memberikan waktu untuk keluarga dan teman-teman sebelum memutuskan masa depan karir saya," tambah Warnock.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.