Trio Papua 'mungkin' diistirahatkan lawan Malaysia

Terbaru  17 November 2011 - 12:18 WIB
Timnas U-23 Indonesia

Penonton diperkirakan banjiri Gelora Bung Karno karena antusias melihat timnas melawan malaysia.

Trio Papua -Patrich Wanggai, Titus Bonai, Okto Maniani- mungkin tidak akan merumput dalam laga grup Sea Games malam ini dalam babak grup U-23 melawan timnas muda Malaysia.

Strategi utama timnas, menurut manajer tim U-23 Roso Daras, adalah memberi kesempatan pada pemain yang baru diturunkan setengah atau bahkan belum pernah merasakan pertandingan, untuk melawan Malaysia.

"Kita dalam posisi tanpa beban karena sudah pasti lolos babak grup, karena itu kita ingin gunakan kesempatan ini untuk rotasi pemain,"kata Roso kepada wartawan BBC, Dewi Safitri.

Meski demikian, menurut Roso, timnas sangat memahami keingin masyarakat untuk melihat garuda juara melawan tim harimau malaya.

"Apalagi sejak awal Sea Games mereka selalu jadi musuh bebuyutan kita,"tambahnya.

"Kita akan turun 100 persen, siapa pun pemain yang akan mendapat kesempatan nanti,"janjinya, sambil mengatakan lini garuda muda selengkapnya baru diumumkan pukul 16.00 wib sore nanti.

Dalam kalkulasi pelatih Rahmad Darmawan, tambah Roso, muncul nama seperti Yongki Ariwibowo yang bila turun bermain memegang ban kapten.

Mantan striker Arema yang juga pernah bermain untuk timnas senior itu menurut Roso berkesempatan turun malam nanti.

Dan karena posisinya sama dengan Wanggai dan Bonai, maka peluang mengistirahatkan dua striker andalan itu menjadi terbuka.

"Masyarakat harus paham, target kita bukan menang melawan Malaysia. Target kita adalah emas dalam Sea Games ini,"tegas Roso.

Disimpan

Tidak seperti Indonesia, Timnas Malaysia masih berpeluang gagal lolos ke babak selanjutnya, meski peluangnya kecil.

Mereka dipastikan akan bermain ngotot untuk menggondol kemenangan malam nanti.

"Ini kan beresiko sekali, kita lebih baik berjaga-jaga untuk menciptakan barisan terbaik pada final nanti"

Roso Daras

Namun bagi skuad garuda muda pertandingan malam nanti justru dipandang punya peluang untuk menciptakan jebakan kartu kuning maupun merah bagi pemainnya.

"Ini kan beresiko sekali, kita lebih baik berjaga-jaga untuk menciptakan barisan terbaik pada final nanti," tegas Roso.

Itu berarti, meski trio Papua dianggap masih 'sakti' untuk skuad merah-putih, kemungkinan 'menyimpan' mereka dari lapangan disiapkan sebagai opsi untuk mengantisipasi timbulnya jebakan kartu kuning maupun merah.

"Pokoknya kita minta fans memahami dan tetap mendukung lah, kita akan tetap tampil 100%," janji Roso.

Laga malam ini banyak ditunggu penggila bola tanah air karena akan merupakan kesempatan untuk membalas kekalahan menyakitkan pada final AFF Desember lalu, dimana Malaysia mengandaskan mimpi Indonesia untuk meraih gelar juara.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.