
Berbagai masalah dan skandal korupsi membayangi persiapan SEA Games Palembang.
Di tengah sorotan terhadap kesiapan teknis yang dianggap masih kedodoran, pesta olahraga SEA Games ke-26 resmi dibuka di Gelora Sriwijaya, Palembang, Jumat (11/11).
Penyelenggara mengaku optimistik perhelatan ini bakal berjalan lancar meski mengakui masih ada kendala.
Arena pertandingan seperti Waduk Cipule, Karawang, Jawa Barat, yang mestinya sudah dipakai bertanding kemarin akhirnya bisa digunakan untuk laga final Jumat.
Kontingen dayung Singapura memprotes penyiapan fasilitas dayung, sementara kontingen Filipina dikutip menyebut SEA Games ini paling kacau dibanding perhelatan sebelumnya.
"Beres dalam arti kata ada kecil-kecil ketidaksempurnaan, tapi bisa diselesaikan dan pertandingan dapat dilaksanakan."
Djoko Pramono
Kecaman dan keluhan seperti inilah yang dijawab Deputi I Panitia SEA Games 2011 bidang kesiapan arena, Djoko Pramono.
"Semua beres, karena peralatan datang terlambat karena uang belum turun, namun kami semua sudah banting tulang dan semua pertandingan akan bisa kami laksanakan," kata Djoko.
"Beres dalam arti kata ada kecil-kecil ketidaksempurnaan, tapi bisa diselesaikan dan pertandingan dapat dilaksanakan," tambahnya.
Selain pesta pembukaan, serta final di cabang dayung, SEA Games juga langsung menampilkan kelihaian tim sepakbola masing-masing negara di Gelora Bung Karno, yang pertandingan awalnya sudah mulai pekan lalu.
Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah SEA Games ke-26, menggantikan Singapura yang mengundurkan diri, karena menyatakan belum siap.
Persiapan pembangunan fasilitas SEA Games kemudian diwarnai berbagai keterlambatan, salah urus, hingga skandal korupsi besar.
Medali emas Thailand
Sebelum pembukaan resmi SEA Games, Thailand telah meraih tiga medali emas dengan medali pertama direbut Wichan Jaitieng untuk dayung.
Tuan rumah Indonesia mendapat dua emas, dua perak dan satu perunggu dari nomor final kano dan kayak hari Jumat di Karawang.
Dalam hari pertama, Burma merebut dua perak, Singapura satu perak dan dua perunggu dan Vietnam satu perunggu.
Lebih dari 6.000 atlet dari 11 negara ikut serta dalam pesta olahraga yang akan berlangsung sampai tanggal 22 November ini.










