BBC navigation

Ferguson : Kekalahan terburuk dalam sejarah saya

Terbaru  24 Oktober 2011 - 07:55 WIB
manchester derby

Kekalahan terburuk Manchester United di kandang sejak tahun 1955.

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menggambarkan kekalahan 6-1 dari City sebagai ''hari terburuk'' dalam masa hidupnya di klub.

Manchester United dihancurkan oleh setengah lusin gol City, walau tampil di kandang sendiri di Old Trafford.

Mario Balotelli dan Edin Dzeko masing-masing mencetak dua gol bagi City ke gawang United yang bermain dengan 10 pemain.

"Ini adalah hasil teburuk dalam sejarah saya,'' kata Ferguson.

"Ini adalah hasil yang sangat buruk tetapi imbasnya akan datang dari rasa malu akibat kekalahan,'' tambahnya.

Sebenarnya sinyal kekalahan Manchester United ini sudah bisa terlihat dalam pertandingan sebelumnya saat melawan Chelsea, Basle dan Liverpool ketika mereka kehilangan banyak peluang.

Pertahanan buruk Manchester United sering kali membiarkan penyerang lawan bergerak dengan leluasa di kotak penalti de Gea.

"Ini adalah hasil teburuk dalam sejarah saya"

Ferguson

Ini adalah kekalahan kandang pertama United sejak April 2010 dan mengakhiri 19 kemenangan berturut di kandang.

Kekalahan ini juga merupakan yang teburuk sejak tahun 1955.

"Ini adalah kekalahan yang buruk tetapi juga akibat bunuh diri,'' kata Ferguson menanggapi kartu merah yang diterima Evans.

"Kartu merah Jonny Evans merupakan pembunuhan bagi kami. Dengan 10 pemain kami tetap menyerang, ini adalah sepak bola yang gila dan berakhir dengan kemaluan. Kami hanya bisa mengatakan: ''Kami memiliki hari kami'.

"Saya meyakini anda tidak harus menjatuhkan lawan di ujung kotak. Evans masih muda tetapi dia semestinya membiarkan Balotelli melewatinya dan lihat apa yang bisa dia lakukan.''

"Saya rasa dengan pengalaman yang kami miliki - Rio Ferdinand, Patrice Evra - mereka seharusnya lebih banyak bertahan tetapi kami tetap menyerang. Ini adalah hari buruk.''

Bangkit lagi

Balotelli

Balotelli saat merayakan gol pertama ke gawan Manchester United.

Meski kalah telak, tetapi Ferguson tetap yakin United akan bangkit dan kembali mendekati selisih lima angka yang kini memisahkan mereka dengan City yang berada di peringkat pertama Liga Primer.

"Kami akan kembali,'' katanya.

"Kami biasanya akan kembali ke jalur juara di bagian kedua musim dan itu harus dilakukan''.

"Kami telah melawan semua tim dan mereka juga sudah saling berjumpa, jadi paruh kedua musim adalah penting bagi kami.''

"Kami akan bereaksi, tidak ada pertanyaan soal itu. Ini adalah waktu yang tepat untuk bereaksi karena ada banyak rasa malu di kamar ganti dan itu akan berimbas''.

"Saya tidak bisa percaya melihat papan skor. Bahkan sebagai pemain saya rasa tidak mungkin kalah 6-1. Itu adalah tantang bagi saya juga,'' kata Ferguson.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.