BBC navigation

Menakar masa depan Carlos Tevez di Manchester City

Terbaru  30 September 2011 - 20:30 WIB
Carlos Tevez

Carlos Tevez menolak tuduhan bahwa ia melakukan pembangkangan

Bukan sekali ini Carlos Tevez memicu kontroversi. Namun apa yang ia lakukan Selasa malam lalu (27/9) dinilai telah melampaui batas.

Sebagai pemain sepak bola profesional, tidak pantas bagi Tevez menolak perintah manajer Roberto Mancini.

Bisa dipahami kalau deretan manajer, pemain, mantan pemain, hingga pengamat menyayangkan sikap Tevez.

"Itu tidak boleh terjadi. Pemain tidak boleh membangkang perintah manajer," kata manajer Tottenham Hotspurs Harry Redknapp.

Manajer Newcastle United Alan Pardew mengatakan ia melihat ada persoalan antara Tevez dan Mancini. "Namun sebagai pemain ia tidak boleh menolak untuk diturunkan," kata Pardew.

Robby Savage, mantan pemain yang malang melintang di Liga Primer dan beberapa kali dianggap melakukan tindakan kontroversial, mengatakan kalau ia menjadi manajer, ia tidak pernah lagi memainkan Tevez.

"Tak peduli apakah seseorang bergaji satu pound atau £250.000 per minggu. Kalau ia diminta bermain, maka ia harus turun ke lapangan," kata Savage yang kini menjadi salah satu penyiar radio di BBC.

Simpati Scholes

"Itu tidak boleh terjadi. Pemain tidak boleh membangkang perintah manajer"

Harry Redknapp

Legenda Liverpool Graham Souness menyebut tindakan Tevez sebagai sesuatu yang memalukan dunia sepak bola.

Komentar yang berbeda disampaikan mantan pemain tengah Manchester United Paul Scholes.

Ia mengatakan menjadi pemain cadangan terus-menerus bisa membuat pemain sangat kecewa dan pada gilirannya bisa mendorong pemain menolak perintah manajer.

Scholes mengatakan hal ini pernah ia lakukan, ketika menolak bermain pada tahun 2001.

Scholes mengatakan ia emosional ketika itu sehingga tidak menuruti perintah manajer Alex Ferguson. Namun Scholes mengatakan, ini adalah tindakan bodoh yang semestinya tidak ia lakukan, karena jelas, ia mengecewakan sang manajer.

Tevez sendiri menolak dikatakan telah melakukan pembangkangan. Ia menyebut kasus ini hanya Klik salah paham saja.

Manchester City telah mengambil tindakan berupa Klik skorsing dua pekan untuk Tevez. Jajaran manajemen City juga tengah meninjau ulang kontrak pemain asal Argentina tersebut.

Skenario

Carlos Tevez

Mancini mengatakan karier Tevez di Manchester City telah selesai

Ada beberapa skenario yang bisa keluar dari kemelut ini.

City mungkin akan memecat Tevez dengan alasan telah melanggar kontrak. Bila demikian halnya, Tevez harus meninggalkan Manchester, sesuatu yang ia sendiri harapkan agar lebih dekat dengan keluarganya yang menetap di Argentina.

Di atas kertas, Tevez tidak akan kesulitan menemukan klub baru. Klik Tiga klub disebut-sebut siap menampungnya.

Tentunya dengan catatan FIFA tidak menerapkan sanksi kepadanya karena salah seorang pengurus FIFA Jim Boyce mengatakan pihaknya bisa menjatuhkan larangan bermain bagi Tevez.

Skenario kedua kompromi antara klub dan pemain. Tevez akan meminta maaf secara terbuka dan ia akan tetap bertahan di City.

Ini Klik bukan jalan keluar yang ideal karena Mancini sudah mengatakan karier Tevez di City sudah selesai.

Harus ditunggu akhir dari sengketa yang sebenarnya telah berawal sejak beberapa bulan lalu itu.

Yang pasti, industri sepak bola, paling tidak di Inggris, tidak bisa mentolerir lagi tindakan pemain mahal yang hanya tunduk kepada keinginannya sendiri.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.