Kongres bisa diulang jika Arifin dan Toisutta lolos

Terbaru  19 Mei 2011 - 12:28 WIB
Spanduk kongres PSSI

Pendukung Arifin dan Toisutta dalam kongres tetap besar meski keduanya tak lolos verifikasi

Kongres yang akan memilih Ketua baru PSSI besok, bisa jadi akan diulang lagi pelaksanaannya dalam bentuk musyawarah nasional luar biasa, jika pengadilan Arbitrase Olahraga internasional (CAS) di Swiss memutuskan mengabulkan gugatan Arifin Panigoro dan George Toisutta.

Kedua nama ini dicoret dari daftar pencalonan setelah ditolak FIFA karena sudah dinyatakan tak lolos pendaftaran oleh Komite Banding PSSI pasca kongres gagal di Pekan Baru, Maret lalu.

Toisutta dan Arifin mengajukan gugatan pada CAS untuk tetap masuk bursa pencalonan, karena Komite Normalisasi juga menolak melakukan verifikasi atas pendaftaran mereka untuk pemilihan kali ini.

Peluang ini, menurut anggota KN PSSI Hadi Rudiatmo, diberikan karena FIFA menunggu keputusan CAS.

"Apapaun keputusan lembaga arbitrase, Komite Normalisasi akan hormat dan melaksanakan,"kata Rudi.

Rinciannya, tambah Rudy, bila gugatan Arifin dan Toisutta dikabulkan sebelum kongres besok, maka kedua nama itu akan langsung diikutsertakan dalam pemilihan.

"Kalau keputusannya mengabulkan (muncul) pasca kongres, itu nanti pasti akan ada perubahan yang namanya Munas luar biasa atau Kongres luar biasa. Enggak ada persoalan,"tambahnya.

Dengan posisi semacam ini, bisa disimpulkan kongres PSSI kali ini bisa tidak bersifat final karena masih menunggu putusan CAS.

Antisipasi pengamanan

Sampai 24 jam menjelang kongres, KN PSSI telah menerima 101 surat kuasa yang diajukan oleh pemegang hak suara PSSI untuk hadir dalam kongres.

Sebagian sudah melakukan registrasi dan mulai masuk penginapan di Hotel Sultan Jakarta, yang juga akan menjadi lokasi kongres besok.

Kongres hanya akan berlangsung satu hari, meskipun ada peluang pemilihan ketua harus diulang untuk mengakomodasi keputusan CAS.

"Yang penting perbedaan pendapat di PSSI ini selesai tanggal 20 dulu, sebelum ada putusan CAS ada,"tegas Rudi.

Untuk mengamankan lokasi kongres dan titik di sekitarnya, polisi mengerahkan sekitar 900 personel.

"Kami tetap akan memajukan nama Arifin-Toisutta"

Usman Fakaubun

Kongres masih dibayangi dengan dua kubu suara yang ngotot memasukkan nama Arifind an Toisutta ke dalam daftar calon, serta kelompok yang mendukung calon alternatif.

Kelompok pertama antara lain dipelopori Usman Fakaubun, pemegang hak suara dari PSSI Papua, yang mengklaim sudah mengantongi 91 suara pendukung.

"Kami tetap akan memajukan nama Arifin-Toisutta," tekad Fakaubun.

Ide menggelar kongres atau munas susulan untuk mengakomodasi Arifin dan Toisutta menurut Fakaubun hanya akan menghabiskan sumberdaya PSSI.

Dalam daftar calon ketua yang sudah diverifikasi PSSI saat ini terdapat 19 nama, termasuk Agusman Effendi, mantan Pelaksana tugas Ketua Harian PSSI, serta pengusaha muda Erwin Aksa.

Link terkait

Topik Terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.