
Adidas menjadi penyuplai utama kaus tim nasional Spanyol, namun Sang pencetak gol kemenangan Andres Iniesta menggunakan sepatu Nike
Adidas boleh saja mengaku sebagai juara dunia karena menjadi penyuplai utama kaus tim nasional Spanyol.
"Adidas adalah juara dunia. Hasil yang kami peroleh sangat luar biasa," kata seorang juru bicara Adidas kepada kantor berita AFP.
Selain menjadi 'juara dunia', perusahaan produk olah raga asal Jerman ini mentargetkan penjualan seluruh produknya termasuk bola Jabulani hingga 1.9 miliar dolar di seluruh dunia.
Adidas sejauh ini telah menjual 1,2 juta lembar kaus tim nasional Jerman, lebih dari satu juta lembar kaus tim nasional Meksiko, Argentinda dan Afrika Selatan plus satu juta lembar kaus tim nasional Matador.
Namun, keberhasilan Adidas meraup keuntungan finansial luar biasa ini tidak membuat pesaing utamanya Nike berkecil hati.
Nike, yang menyuplai kuas resmi tim nasional Belanda yang kalah dari Spanyol di babak final, menekankan sebuah fakta menarik yaitu gol kemenangan Spanyol dibuat oleh sepatu buatan Nike yang digunakan Andres Iniesta.
"Di lapangan pertandingan fakta membuktikan lebih banyak sepatu bermerek Nike ketimbang merek lain. Sekitar 47 persen sepatu yang digunakan adalah Nike dan 32 persen Adidas," kata Charles Brooks, juru bicara perusahaan asal Amerika Serikat ini.
Brooks menambahkan dalam urusan sepatu sepak bola maka kompetisi dimenangkan Nike. Dia menekankan pertumbuhan penjualan Nike yang mencapai 39 persen dalam kuartal pertama 2010 dibanding periode sama tahun lalu.
Namun, tak hanya Adidas dan Nike yang mengklaim kesuksesan. Perusahaan Puma asal Jerman yang menjadi penyuplai produk olah raga terbesar ketiga dalam Piala Dunia 2010, juga mengaku meraup untung besar.
"Kami sangat senang, karena Piala Dunia kali ini memberi kami hasil positif," kata Direktur Komunikasi Puma, Ulf Santjer.
"Kami bahkan memperkuat keberadaan kami di posisi ketiga pasar produk sepak bola," tambah Santjer.
Dengan tujuh negara yang menggunakan produk Puma, termasuk semi finalis Uruguay, maka produk berlambang harimau puma ini tampil dalam 26 dari 64 pertandingan Piala Dunia.
Jumlah itu setara dengan 39 jam tampil gratis di hadapan kamera yang disaksikan ratusan juta penonton di seluruh dunia.
"Puma juga merupakan sponsor utama tim-tim Afrika. Dan sukses Ghana menembuh perempat final menunjukkan bahwa sepakbola Afrika kini menempati level tinggi," tandas Santjer.
Sukses produk elektronik

Iniesta mencetak gol dengan mengenakan sepatu produk Nike
Ternyata keuntungan tak hanya milik produsen kaus dan sepatu sepakbola, kesuksesan juga dirasakan para produsen barang-barang elektronik.
Perusahaan eletronik Jepang Sony yang menjadi partner resmi FIFA di Afrika Selatan juga mengklaim sukses besar.
"Tak hanya karena kami menjadi partner resmi turnamen, namun juga karena untuk pertama kalinya kami berhasil menampilkan gambar tiga dimensi di seluruh dunia," kata salah satu juru bicara Sony di Tokyo.
"Keberhasilan itu memiliki dampak yang sangat besar terhadap penjualan televisi tiga dimensi," kata sang juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu.
Sementara itu, perusahaan panel sinar matahari Cina Yingli Solar juga mengatakan turnamen empat tahunan itu sangat membantu dalam memperkuat merek dagangnya.
"Pengaruh Piala Dunia sangat positif. Reaksi dari para klien kami, industri dan publik pada umumnya sangat bagus," kata Wakil Presiden Pemasaran Yingli Solar, Jason Liu.


